Connect with us

Batam

Lakukan Refueling di Lantamal IV, KRI Diponegoro – 365 Berlabuh di Pelabuhan Batuampar

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20231214 Wa0209
Kapal perang TNI-AL KRI Diponegoro - 365 dalam misi perdamaian dunia satgas maritim task force (MTF) XXVIII-O UNIFIL berlabuh di Pelabuhan Kota Batam, Provinisi Kepulauan Riau, Rabu (13/12/2023) sore.

Batam, Kabarbatam.com – Kapal perang TNI-AL KRI Diponegoro – 365 dalam misi perdamaian dunia satgas maritim task force (MTF) XXVIII-O UNIFIL berlabuh di Pelabuhan Kota Batam, Provinisi Kepulauan Riau, Rabu (13/12/2023) sore.

Kedatangan kapal misi PBB ini diterima oleh tim meerploeg Pangkalan Utama Angkatan Laut IV (Lantamal IV) dan disambut Komandan Satrol Lantamal IV Kolonel Laut (P) Arif Rahman, S.T., M.Tr. Hanla., MM yang selanjutnya akan melaksanakan bekal ulang pelaksanaan operasi.

Img 20231214 Wa0210

Dansatgas MTF Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu, S.E., D.W.C mengatakan, berlabuhnya KRI DPN-365 pengemban misi perdamaian dunia dibawah naungan PBB di Batam, merupakan penyelesaian etape pertamanya dari Jakarta menuju Batam yang dilepas langsung beberapa hari lalu oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto sekaligus dalam rangka isi bekal ulang (refueling) terkahir sebelum menuju etape ke dua menuju Kolombo.

“Batam ini sebagai etape pertama kami, selanjutnya dari Batam akan menuju Kolombo dengan membawa 120 personil terdiri dari 105 ABK Kapal, 15 personil pendukung (penerbang, dokter, perwira psikologi, kopaska, penyelam, dan perwira penerangan),” ungkap Dansatgas MTF Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu, S.E., D.W.C.

Dansatgas MTF Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu menuturkan, KRI Diponegoro-365 rencananya akan melanjutkan perjalanannya menuju etape keduanya pada hari Minggu (17/12) mendatang.

Img 20231214 Wa0211

“Kita akan tiba di Libanon pada tanggal 7 Januari 2024 dan melaksanakan Transfer of Authority dengan kapal sebelumnya KRI Frans Kaisepo (368) selanjutnya kita akan mulai Inchop (Incharge Operation) dalam misi perdamaian Unifil di bawah naungan PBB,” pungkasnya. (Atok)

Advertisement

Nasional

Trending