Batam
MEG Dorong Kolaborasi Lingkungan dan UMKM dalam Peringatan Hari Bumi 2026 di Rempang
Batam, Kabarbatam.com – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT Makmur Elok Graha (MEG) bersama Pemerintah Kota Batam, BP Batam, dan masyarakat menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan di kawasan Rempang Eco City (REC), Tanjung Banun, dan Dapur 6, dengan pusat kegiatan di kawasan REC.

Lebih dari 600 relawan terlibat, terdiri dari masyarakat, komunitas lingkungan, pelaku UMKM binaan MEG, serta unsur pemerintah daerah. Keterlibatan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menghadirkan solusi nyata bagi lingkungan.

“Ini adalah bukti bahwa kerja bersama mampu menghasilkan dampak besar dalam waktu singkat. Ke depan, kami ingin memastikan gerakan seperti ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain aksi bersih-bersih, kegiatan juga mencakup penanaman pohon di wilayah Sei Buluh yang merupakan bagian dari kawasan Taman Buru Pulau Rempang.

Penanaman dilakukan oleh MSAS bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) sebagai upaya rehabilitasi ekosistem. Juga hadir dalam kegiatan Peringatan Hari Bumi 2026 di kawasan Rempang Eco City (REC), Tanjung Banun, Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.
Perwakilan PT MEG, Nuraini, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami ingin memastikan peringatan Hari Bumi tidak hanya seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung dengan melibatkan berbagai pihak,” ujarnya.
Perwakilan MSAS, Dhafin, menekankan pentingnya keberlanjutan dalam upaya konservasi.

“Penanaman ini menjadi langkah awal, namun yang terpenting adalah memastikan tanaman dapat tumbuh dan terjaga untuk memperkuat ekosistem dalam jangka panjang,” jelasnya.
Kegiatan ini juga melibatkan UMKM binaan MEG yang menghadirkan berbagai produk olahan lokal. Salah satu pelaku UMKM, Novi, mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu kami, baik dari sisi penjualan maupun memperkenalkan usaha ke lebih banyak orang,” ungkapnya.
Sementara itu, Rina, salah satu pengunjung, menilai kegiatan ini memberikan pengalaman yang lebih lengkap.

“Tidak hanya menjaga lingkungan, tapi juga mendukung UMKM lokal, jadi kegiatannya terasa lebih hidup,” katanya.
Melalui kegiatan ini, peringatan Hari Bumi di Rempang Eco City diharapkan tidak hanya memperkuat kesadaran lingkungan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (*)
-
Natuna3 hari agoWFH Segera Diterapkan untuk ASN Pemkab Natuna
-
Uncategorized @id1 hari agoAde Angga Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum DPD Partai Golkar Kepri
-
Batam3 hari agoAtasi Sampah dari Hulu ke Hilir, Wali Kota Amsakar Fokuskan Kajian Berbasis Data
-
Batam2 hari agoWali Kota Amsakar Tegaskan Perda LAM Harus Berpihak pada Pelestarian Adat Melayu
-
Ekonomi1 hari agoIbadah Haji Tenang dengan Paket RoaMAX Haji Telkomsel, Kuota hingga 42GB, Termasuk 2GB di Indonesia +1GB di 13 Negara Transit
-
Headline2 hari agoPulau Penyengat, Jembatan Lintas Generasi Menuju Pariwisata Berkelanjutan
-
Headline1 hari agoDari Kesetaraan Menuju Dampak, Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan
-
Batam15 jam agoPemprov Kepri Perjuangkan Keseimbangan Fiskal dalam Pertemuan dengan DPD RI



