Connect with us

Headline

Merdeka Signal Pulau Terluar Belum Maksimal, Diskominfo Natuna Minta Operator Tambah Bandwicth

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20240611 Wa0288
Kepala Dinas Kominfo Pemkab Natuna Ihwan Solihin.

Natuna, Kabarbatam.com – Keluhan lemahnya layanan signal provider seluler masih dialami sejumlah tempat di Natuna. Yakni lelet dalam mengakses internet.

Beberapa keluhan warga dalam leletnya akses internet diantara di pulau Midai, pulau Subi, Pulau Panjang, Teluk Buton, Semedang hingga Kecamatan Bunguran Batubi dan Pulau Laut. Mungkin beberapa titik ini tidak dianggap ekonomis oleh pihak provider, kemudahan akses internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat dan peluang investasi didaerah.

Radian, seorang penggiat media sosial di Natuna mengaku, kekurangan dalam mengakses internet saat berada di Pulau pulau terluar sangat menghambat aktifitas.

“Masih banyak keluhan, kami sebagai komunitas media sosial didaerah, terutama pulau terluar,” ujarnya kemarin.

Sementara Kepala Dinas Kominfo Pemkab Natuna Ihwan Solihin mengatakan, saat ini pemerintah sudah menjalankan program merdeka Signal. Hingga saat ini hampir tidak terdapat lagi lokasi blank spot di Natuna. Hanya saja layanan provider belum maksimal.

“Kalau pemerataan layanan sudah, tapi bandwith dari Operator seluler belum maksimal, ada beberapa Kecamatan masih lambat dalam akses internet,” kata Ihwan Solihin, Selasa (11/6).

Pemerintah daerah sambungnya, masih memberikan perhatian khusus kepada beberapa kecamatan yang masih kerterbatasan dalam kelancaran akses internet. Agar provider operator seluler terus mengembangkan dan menambah kapasitas bandwicth.

“Sekarang operator Telkomsel merah putih sudah merata di Natuna, ditambah operator lainnya seperti Indosat, Smartfren dan XL. Untuk akses komunikasi sudah lancar, tapi beberapa Kecamatan masih lemah dalam akses internet,” katanya.

Menurut Solihin, sejak masuknya fiber optik palapa ring di Natuna, akses internet sudah membaik untuk wilayah Pulau Bunguran. Namun fiber optik tersebut belum menjangkau pulau-pulau terluar, seperti Pulau Laut, Pulau Subi, Pulau Midai dan Pulau Serasan.

“Kita sudah membahas ini bersama Kemenkominfo dan Kemenkopolhukam, untuk pemasangan fiber optik di pulau terluar, rencana itu dalam pengembangan jangka panjang,” ujarnya. (Man)

Advertisement

Trending