Connect with us
The Nove Apartment Nuvasa Bay

Batam

Suryani Tetap Komit Majukan UMKM di Kepri

Published

on

umkm di kepri Suryani cawagub kepri Suryani sektor umkm Majukan umkm Kota Batam Dukung UMKM Batam
Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepri di acara Temu Wirausaha di Hotel PIH Batam Center, Kamis (31/12/2020).

Batam, Kabarbatam.com – Pandemi Covid-19 yang memberikan dampak negatif pada semua lini kehidupan memberikan peluang kebertahanan bagi para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), terutama usaha kuliner di Batam.

Seperti yang disampaikan Suryani, Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepri di acara Temu Wirausaha di Hotel PIH Batam Center, Kamis (31/12/2020).

Baca Juga :   Tahap Keempat, Sebanyak 23.832 Paket Sembako Diserahkan BP Batam di Kecamatan Nongsa

“Dalam masa pandemi Covid-19 ini banyak sektor yang terdampak, meski begitu UMKM tetap bertahan,” sebut Suryani.

Suryani sebagai calon Wakil Gubernur nomor urut 2 yang dalam kampanye selalu menyampaikan tentang keberpihakan terhadap UMKM ini, bersama PKS ia tetap komit mendampingi mereka untuk bertahan, makin berkembang dan naik kelas.

“Dengan acara Temu Wirausaha ini, selain sebagai bentuk kepedulian terhadap UMKM, PKS juga mendukung mereka agar bisa naik kelas.”

Baca Juga :   Capella Honda Kepri Berikan Spesial Promo untuk Seluruh Tipe Motor

Peserta yang berjumlah lebih dari 100 orang ini dibekali materi ‘Panduan Syariat tentang Perniagaan’ yang disampaikan Dr. Zenal Satiawan, Lc, MA, Ketua Dewan Syariat Wilayah PKS Kepri dan ‘Agar UMKM Bisa Naik Kelas’ disampaikan Marlina Ramli, S.Kom dari PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Kota Batam.

“Peserta dibekali materi panduan syariah dalam perniagaan dan bagaimana cara agar UMKM bisa naik kelas, minimal usaha mikro bisa naik menjadi usaha kecil,” jelas Suryani.

Baca Juga :   Ansar Sampaikan Kemuliaan Alquran kepada Ribuan Jamaah di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Ia katakan, sebagian besar UMKM tersebut masih mikro dan belum memiliki legalitas seperti P-IRT dan sertifikat halal untuk usaha kuliner.

“Dengan Temu Wirausaha ini diharapkan ada kebersamaan (koordinasi) dalam mengurus legalitas tersebut,” tutup Suryani. (*)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Trending