Connect with us

Headline

Obrak-Abrik 2 Sekolah di Karimun, Polisi Tangkap Empat Anak di Bawah Umur

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F30387544
Suasana di salah satu ruangan yang dirusak oleh pelaku. (Foto: Kabarbatam.com/Yogi Rafi Putra)

Karimun, Kabarbatam.com – Insiden pengrusakan dua sekolah oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau sempat membuat heboh masyarakat.
Insiden itu menimpa SMA Negeri 1 Karimun pada Sabtu (10/10/2020) pagi dan SMP Negeri 2 Karimun, Minggu (11/10/2020) siang.
Akibatnya, sejumlah peralatan sekolah mengalami rusak berat mulai dari meja dan kursi belajar yang sudah tidak tertata rapi, kemudian pot bunga yang berserakan dan tanah bertaburan, mading yang biasa didinding bertebaran dilantai.
Kemudian, OTK juga mencoret salah satu foto di sekolah tersebut dengan kata-kata tidak senonoh.

Informasi insiden pengrusakan tersebut dengan cepat menyebar di jejaring media sosial, banyak warga net meminta polisi segera menangkap pelaku.
Menindaklanjuti hal itu,Polisi dengan cepat menangani insiden tersebut dengan melakukan penyelidikan di TKP sejak Sabtu (10/10/2020) malam.
Hingga esok harinya, pihak kepolisian akhirnya berhasil menangkap pelaku insiden pengrusakan yang ternyata adalah empat orang anak dibawah umur.
Hal itu dibenarkan langsung oleh Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan melalui Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono.

Herie mengatakan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari penangkapan keempatnya di Coastal Area Karimun, Minggu (11/10/2020) sekira pukul 11.30 Wib.
“Keempatnya diamankan oleh jajaran Polsek Balai Karimun lantaran kedapatan mencuri buah milik pedagang di Coastal Area,” kata AKP Herie Pramono kepada Kabarbatam.com melalui sambungan telepon, Minggu (11/10/2020).
Sambungnya, setelah diamankan Polsek Balai Karimun kemudian mengembangkan terhadap keempat anak dibawah umur tersebut dan membandingkan data-data kejadian pengrusakan di SMA Negeri 1 Karimun dan SMP 2 Negeri Karimun.
“Setelah kita periksa, mereka baru mengakui bahwa mereka lah yang melakukan kejadian itu (pengrusakan sekolah),” ujarnya. Polisi juga mendalami motif keempat pelaku merusak fasilitas sekolah.
“Lebih lengkapnya, besok akan kita gelar press conference mengenai insiden pengrusakan tersebut,” tambah Herie. (Yogi)

Advertisement

Trending