Bintan
Operasi SAR Gabungan di Bintan, Seorang Nelayan Belum Ditemukan
Batam, Kabarbatam.com – Seorang nelayan, Khairul Azman (19), yang menjadi korban dalam insiden kecelakaan laut di perairan Pulau Merapas, Kabupaten Bintan hingga saat ini belum berhasil ditemukan.
Dalam operasi SAR dihari kedua, petugas Basarnas Tanjungpinang terus berupaya mencari korban, namun belum menemukan titik terang.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Mu’min Maulana mengatakan, Tim Rescue Basarnas Tanjungpinang berjumlah 6 orang personel bersama tim SAR Gabungan melaksanakan brifieng untuk pencarian korban pada hari kedua dengan total luas area pencarian 15 neutical mill (NM).
“Tim Rescue Basarnas Tanjungpinang bersama Polair Polda Kepri melaksanakan pencarian dengan menyisir sekitar lokasi kejadian, selanjutnya ke arah Barat Daya menggunakan RIB 9 M Tanjungpinang,” ungkapnya.
Kemudian, Polair Polres Bintan dan nasyarakat setempat bersama pihak keluarga melaksanakan pencarian dengan melakukan penyisiran di bibir pantai menggunakan kapal kayu/pompong serta jalur tepian bibir pantai.

“Hingga berakhirnya pencarian dihari kedua, korban Khairul Azman (19) belum dapat ditemukan. Hingga pencarian dilanjutkan pada esok hari,” ujar Mu’min.
Diberitakan sebelumnya, Kapal Tug Boat BD 21 menabrak sebuah kapal kayu atau pompong milik nelayan di perairan Pulau Merapas, Kabupaten Bintan, Rabu (10/3/2021).
Terkait insiden tersebut, satu orang nelayan bernama Khairul Azman (19) dinyatakan hilang terseret arus saat peristiwa terjadi.
Kepala Basarnas Tanjungpinang Mu’min, S.E., M.M, mengatakan, bahwa sejauh ini upaya pencarian terhadap korban masih terus dilakukan.
“Sejauh ini upaya pencarian masih terus dilakukan, tim Basarnas bersama Polair Polda Kepri, Polair Polres Bintan, Polsek Bintan Timur, TNI AL, Babhinkantibmas, Babinsa dan masyarakat setempat terus berupaya menyisir lokasi peristiwa itu terjadi,” ujar Mu’min, Kamis (11/3/2021).
Dijelaskan Mu’min, peristiwa itu bermula sekira pukul 20.30 WIB, pada koordinat 01 01.070 N 105 12.350 E, di perairan Pulau Merapas korban bersama rekannya sedang melaksanakan Istirahat atau lego jangkar dan memancing di perairan tersebut.
“Pada saat korban memancing, sebuah tongkang yang ditarik oleh kapal Tub Boat BD 21 sedang melintas membuat tali kapal tongkang tersebut mengenai pompong nelayan sehingga korban terjatuh hingga saat ini belum ditemukan,” ungkap Mu’min.
Tim Basarnas dibantu instansi terkait dan masyarakat setempat masih terus berupaya melakukan pencarian,” pungkasnya. (Atok)
-
Natuna1 hari agoWFH Segera Diterapkan untuk ASN Pemkab Natuna
-
Bintan3 hari agoLepas 44 Jamaah Calon Haji, Bupati Roby: Khusyuk Beribadah, Selamat Pergi dan Selamat Kembali
-
Batam3 hari agoSidang KKEP Putuskan PTDH Empat Anggota Polda Kepri Terkait Kasus Tewasnya Bripda NS
-
Bintan3 hari agoJadi Ketua YKI Bintan, Hafizha Tegaskan Komitmen Putuskan Angka Kasus Kanker di Bintan
-
Headline3 hari agoGubernur Ansar Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi Strategis DPRD Provinsi Kepri
-
Batam2 hari agoNenny Dwiyana Nyanyang Pimpin Wanita Islam Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
-
Bintan3 hari agoSekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI
-
Headline2 hari agoDewi Ansar Dikukuhkan sebagai Ketua YKI Kepri 2026–2031



