Bintan
Pascabanjir dan Longsor, Tambelan Belum Bisa Dijangkau
Batam, Kabarbatam.com– Wilayah Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau sejak kejadian bencana tanah longsor dan banjir sampai saat ini belum bisa ditembus.
Kapal Sabuk Nusantara yang seharusnya berangkat tanggal 11 Desember 2019 terancam batal. Karena sampai dengan Minggu (8/12/2019) masih berada di Serasan.
Lebih dari 145 rumah dan fasilitas umum terkena dampak banjir dan longsor. Bantuan yang akan dikirim BPBD Bintan tertunda karena tidak adanya kapal menuju Tambelan.
“Saat ini warga Tambelan masih bergotong royong membersihkan tanah yang masuk ke rumah dan menimbun beberapa ruas jalan,” kata Kepala Bidang Komunikasi Ikatan Masyarakat Tambelan, Robby Patria dalam rilisnya, Minggu (8/12/2019).

Misalnya yang baru terjadi longsor di ruas jalan menuju SMA Negeri 6 Tambelan. Akibatnya, pada Senin (9/12/2019), murid dan guru akan menggunakan jalan alternatif untuk sampai ke sekolah.
Jalan utama masih tertutup tanah. Karena tanah longsor cukup banyak. Memerlukan waktu beberapa hari jika harus membuang tanah dengan cangkul serta gerobak.
“Alat berat seperti beko belum tersedia di Tambelan. Warga gotong dengan cara sederhana menggunakan cangkul dan skop,” kata Robby. (*)
-
Batam12 jam agoEnam Oknum Petugas BC Batam Diduga Keroyok Sopir Truk di Pelabuhan Roro Punggur
-
Batam3 hari agoAda Gangguan Pelayanan Air Bersih di IPA Mukakuning 1 & 2, Ini Wilayah Terdampak Suplai Air Mengecil
-
Headline1 hari agoDi Antara Abu dan Harapan, Rumah Maryani Akan Berdiri Kembali
-
Batam3 hari agoRute Singapura – Batam Semakin Dekat dengan AirFish Voyager
-
Headline2 hari agoBazar Pangan Murah Bulog Batam Diserbu Warga Karimun, Minyakita dan Beras Jadi Rebutan
-
BP Batam2 hari agoGotong Royong Bersama RSBP Batam, Jadikan Kebersihan Budaya Kerja Berkelanjutan
-
Batam3 hari agoOknum Guru SMKN di Batam Berbuat Asusila pada Siswa Ditetapkan Tersangka
-
Batam11 jam agoJelang Imlek, AGP melalui MEG Gelar Bakti Sosial di Sejumlah Vihara Rempang dan Galang



