Connect with us

Natuna

Pelatihan Kewirausahaan STAI Natuna Tekankan Mental Tangguh dan Visi Futuristik

Published

on

IMG 20251224 WA0082
Pelatihan Kewirausahaan Muda yang digelar Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, Senin–Selasa, (22–23) Desember 2025.

Natuna, Kabarbatam.com – “Entrepreneur yang tangguh harus futuristik, memiliki tujuan masa depan yang jelas, terukur, dan terus diperjuangkan.” Kalimat ini menjadi pembuka motivasi yang disampaikan pengusaha nasional Raja Mustakim dalam Pelatihan Kewirausahaan Muda yang digelar Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, Senin–Selasa, (22–23) Desember 2025.

Pelatihan kewirausahaan tersebut merupakan bagian dari program Pusat Inkubasi Bisnis Syariah STAI Natuna, yang diikuti mahasiswa penerima Beasiswa BSI Maslahat. Kegiatan berlangsung di Aula Utama Kampus STAI Natuna dan bertujuan menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi di kalangan generasi muda.

Raja Mustakim, yang juga menjabat Ketua Dewan Pengarah Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN), dikenal sebagai pengusaha berpengalaman dengan sejumlah perusahaan berskala nasional.

Dalam sesi kuliah umum bertema Mindset Entrepreneurship, ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.

“Pebisnis tidak mengenal kata menyerah. Kalau gagal, harus mencoba lagi. Kalau jatuh, harus bangkit lagi. Putus asa tidak ada dalam kamus seorang entrepreneur,” ujar Raja Mustakim di hadapan mahasiswa.

Ia juga menyampaikan kutipan yang mendapat perhatian peserta. “Jika Anda miskin ketika dilahirkan, itu bukan kesalahan anda karena itu sudah ditakdirkan Tuhan. Tetapi jika anda meninggal dalam keadaan miskin, itu adalah kesalahan anda sendiri,” katanya.

Menurut Raja Mustakim, seorang entrepreneur tangguh harus memiliki jaringan yang luas (networking), ketangguhan mental untuk bangkit berulang kali dari kegagalan, serta visi futuristik dengan tujuan yang jelas dan terukur.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kepedulian sosial, berupa sikap berbagi dan empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Ketua STAI Natuna Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I. membuka kegiatan tersebut bersama Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Syariah STAI Natuna, Kartubi. Dalam keterangannya, Kartubi mengapresiasi metode penyampaian materi yang digunakan Raja Mustakim.

“Teknis penyampaiannya sangat mudah dipahami. Materinya relevan dengan kondisi pebisnis muda saat ini,” ujar Kartubi.

Pelatihan ini diikuti 23 mahasiswa dan menghadirkan sejumlah pemateri lain, di antaranya Kepala BSI Cabang Natuna, Direktur Eksekutif PINBUK Pusat, serta Ketua Program Studi Bisnis Digital UICI Jakarta yang juga Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Digital RI.

Selain sesi materi, peserta juga mengikuti diskusi kelompok terarah untuk menyusun ide usaha, formulasi bisnis, penyusunan business plan, hingga presentasi.

STAI Natuna berharap pelatihan ini mampu melahirkan wirausaha muda yang mandiri, inovatif, dan berlandaskan prinsip syariah, sekaligus memperkuat pengembangan UMKM dan ekonomi umat di Kabupaten Natuna. (Man)

Advertisement

Trending