Kepri
Pembahasan Naskah Akademis Ranperda P4GN Masuki Tahap Final
Dompak, Kabarbatam.com – Pembahasan Naskah Akademis Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pencegahan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di tingkat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah memasuki tahap akhir yang diharapkan dapat segera diimplementasikan guna mencegah peredaran narkoba di provinsi ini.
Di Ruang Rapat Sekda, Dompak, Jumat (2/12), Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Adi Prihantara membuka Focus Group Discussion (FGD) terkait Finalisasi Naskah Akademis Ranperda P4GN.
Adi menegaskan, menekan kejahatan dan penyebaran narkoba tidak dapat dituntaskan hanya oleh beberapa pihak, namun diperlukan kerjasama yang terorganisir dan secara simultan.
“Narkoba merupakan transnasional crime, kejahatan yang benar-benar terorganisir dengan sangat rapi yang ruang lingkupnya tidak hanya di dalam sebuah negara, tetapi banyak negara terlibat didalamnya. Untuk itu, sebagai pemerintah kita perlu merancang peraturan untuk pencegahan tersebut,” paparnya.

Adi menegaskan bahwa akses laut Kepru harus menjadi perhatian khusus mengingat letak geografis Kepri yang strategis dengan luas wilayah 96 persen laut.
“Kita pahami provinsi kita ini kondisinya hampir benar-benar laut semua. Jumlah pelabuhan di wilayah kita sangat banyak. Baik yang terdaftar maupun pelabuhan perkampungan masyarakat, sehingga keluar masuknya akses suatu barang dan orang sangat mudah. Hal ini harus benar-benar diperhatikan secara intens,” tambahnya.
Adi berharap FGD tersebut seluruh stakeholder yang hadir diminta untuk fokus merancang kembali Perda P4GN guna menekan peredaran narkoba di Provinsi Kepri terutama di wilayah laut.
“Amanah P4GN telah diberikan dari Pemerintah pusat ke daerah. Dengan begitu, dalam FGD kali ini, saya minta seluruh pihak-pihak terkait fokus dalam mengatur bagaimana semestinya Perda Provinsi Kepri terutama di pelabuhan, perairan, dan lautnya, yang tidak hanya diterapkan untuk OPD tertentu, melainkan harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat,” tegas Sekdaprov Adi.

Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Sukarno Perbangkara menjelaskan bahwa Naskah Akademis Ranperda P4GN harus segera diselesaikan agar dapat diimplementasikan ke OPD dan masyarakat.
“Ranperda sudah kita usulkan sebelumnya. Hari ini kita lakukan rapat finalisasi untuk memutuskan bagaimana tentang tujuan dan pelaksanaannya, agar Ranperda ini dapat segera kita implementasikan,” kata Sukarno.
Terakhir, Sukarno menerangkan bahwa, rencananya dalam Ranperda nantinya, akan melibatkan peran serta dan meningkatkan kesadaran masyarakat, peran lembaga kerukunan dan umat beragama, forum-forum, organisasi kemasyarakatan, dan peran aktif dari OPD. Dengan uraian kegiatan pemberantasan, sosialisasi, pelaksanaan deteksi dini, pemberdayaan, dan pemetaan wilayah rawan, serta peningkatan fasilitas rehabilitas.
Turut hadir OPD dalam FGD tersebut, Bakesbangpol Provinsi Kepri, BNN Provinsi Kepri, Diskominfo Provinsi Kepri, Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Dispora Provinsi Kepri, Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Civitas Akademika Universitas Maritim Raja Ali Haji, dan OPD-OPD terkait lainnya. (mit)
-
Batam2 hari agoWarga Perumahan Family Dream Nongsa Ditemukan Tewas dengan Kondisi Pisau Tertancap di Kepala
-
Batam2 hari agoTak Butuh Waktu Lama, Polsek Nongsa Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis di Perumahan Family Dream
-
Batam2 hari agoRamadan Penuh Berkah, KJK dan Sejuk Batam Santuni Anak Panti Asuhan AT-Taqwa
-
Natuna13 jam agoCen Sui Lan Ungkap Penyebab Minimnya Pembangunan di Kecamatan dan Desa Natuna
-
Batam2 hari agoDari City Rolling hingga Bukber, Honda Hadirkan Kebersamaan di Ramadan Ride Satu HATI
-
Batam1 hari agoRakor Penanganan Stress Area, BP Batam dan PT ABH Fokus Atasi Penguatan Suplai Air
-
Natuna1 hari agoCen Sui Lan Telepon Kepala BGN Minta SPPG Pulau Terpencil Digesa
-
Natuna2 hari agoPerkuat Ketahanan Pangan, Cen Sui Lan Gandeng BULOG Bangun Infrastruktur Pasca Panen



