Connect with us

Batam

Pemko Batam Terima Kunjungan Kemensetneg RI

Published

on

Foto jefridin hamid, Pemko Batam, sekdako batam
Kunjungan Asisten Deputi Hubungan Negara dan Lembaga Pemerintah Kemensetneg, Hadi Nugroho tersebut, diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid.

Batam, Kabarbatam.com – Kota (Pemko) Batam menerima kunjungan kerja dari Kementerian Sekretariat Negera (Kemenstneg). Membahas terkait dengan pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada Presiden RI.

Rombongan Kemenstneg tersebut dipimpin oleh Asisten Deputi Hubungan Negara dan Lembaga Pemerintah Kemensetneg, Hadi Nugroho tersebut, diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid.

Jefridin mengatakan dalam pertemuan itu, pihaknya sengaja mengumpulkan sejumlah Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemko Batam. Sehingga apa yang menjadi pertanyaan Kemenstneg akan langsung dapat dijelaskan oleh pejabat yang bersangkutan.

“Di sini juga ada Inspektorat, Camat, Lurah dan sejumlah pejabat lainnya,” kata Jefridin, Rabu (9/6/2021).

Pada kesempatan itu, Jefridin juga melaporkan bahwa Pemko Batam saat ini terus menjalankan program vaksinasi Covid-19. Ditargetkan minimal 70 persen masyarakat Batam harus sudah divaksin.

Foto jefridin hamid, Pemko Batam, sekdako batam

‘Karena Batam, Bintan dan Bali merupkan daerah prioritas yang akan dibuka travel bubble. Hal itu bisa terlaksana syaratnya jika masyarakatnya sudah divaksin minimal 70 persen,” katanya.

Asisten Deputi Hubungan Negara dan Lembaga Pemerintah Kemensetneg, Hadi Nugroho menjelaskan kedatangan pihaknya ke Batam adalah bagian dari sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Saat ini ada beberapa aduan masyarakat terkait permasalahan di Batam yang disampaikan kepada Presiden. Karena itu tentunya pihaknya tidak hanya ingin mendengar dari salah satu pihak saja.

“Jadi kita tentunya juga harus menyamakan persepsi terlebih dahulu. Sehingga saat kami atau Presiden memberikan jawaban kepada masyarakat, jawabannya sama. Itu sebabnya kami juga butuh sinkronkan data yang kami terima dengan yang dimiliki Pemko Batam,” kata Hadi. (*)

Advertisement
Bp Batam

Trending