Headline
Pemprov Kepri Berhasil Pulangkan Nelayan Karimun yang Ditahan APMM Malaysia
Tanjungpinang, Kabarbatam.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Badan Pengelola Perbatasan Daerah dan Dinas Kelautan dan Perikanan berhasil memulangkan salah satu nelayan Karimun yang sebelumnya ditahan oleh pihak Malaysia.
Nelayan Karimun yang bernama A HUAT (54) sempat ditahan dan dilakukan proses pemeriksaan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) sejak Selasa (4/3/2025) lalu.
Penahanan itu dilakukan karena nelayan tersebut dianggap memasuki wilayah perairan Malaysia saat menjaring ikan di kawasan Tokong Hiu Karimun.
A HUAT yang beralamat di Sungai Pasir Meral dengan merupakan pemilik kapal KM. Extra dengan tanda selar B-21.02.04.1007/711/KP-GND. Kapal berukuran 2 GT yang menggunakan alat tangkap jaring nylon (tenggiri) tersebut juga disita oleh pihak otoritas Malaysia.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini. “Kita harus selalu berhati-hati dalam melakukan aktivitas di wilayah perbatasan,” tegas Gubernur Ansar.
Lebih lanjut, Gubernur Ansar menghimbau kepada seluruh Walikota dan Bupati di wilayah Kepulauan Riau untuk melakukan sosialisasi secara intensif kepada para nelayan tentang batas-batas wilayah perairan.
“Sosialisasi ini sangat penting agar para nelayan kita memahami batas wilayah perairan dan tidak memasuki wilayah negara tetangga yang dapat berakibat pada penahanan,” tambahnya.
Pemprov Kepri melalui Badan Pengelola Perbatasan Daerah dan Dinas Kelautan dan Perikanan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengupayakan pemulangan nelayan-nelayan yang masih ditahan dan pengembalian kapal yang disita oleh otoritas negara tetangga.
Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kepri Doli Boniara menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendampingi para nelayan yang menghadapi permasalahan serupa dan melakukan berbagai upaya diplomasi demi keselamatan dan keamanan nelayan Kepri yang beroperasi di wilayah perairan perbatasan. (*)
-
Batam2 hari agoAda Penggantian Pipa di IPA Sei Harapan, Berikut Wilayah Terdampak Aliran Air Mengecil
-
Batam2 hari agoPolda Kepri Bentuk Satgas SAPU BERSIH, Awasi Harga dan Mutu Pangan Jelang Hari Raya Keagamaan
-
Natuna1 hari agoCen Sui Lan Desak BPJS Benahi Klaim RSUD Natuna dan Kurangi Rujukan Pasien Keluar Daerah
-
Batam3 hari agoWarga Batam, Rempang, dan Galang Sambut Hangat Pasar Murah AGP oleh Makmur Elok Graha
-
Batam2 hari agoTinjau Pulau Kasu, Iman: Koperasi Merah Putih Harus Berdampak untuk Memajukan Ekonomi
-
Bintan2 hari agoSehari Jelang Penanaman Mangrove, Komunitas Jurnalis Kepri Menyusuri Sungai Tiram
-
Bintan2 hari agoHafizha Kunjungi SLB Bintan Timur, Beri Semangat Generasi Emas dan Istimewa
-
Bintan1 hari agoKJK Hijaukan Pesisir Bintan di HPN 2026, Mangrove Jadi Simbol Persatuan dan Gotong Royong



