Batam
Pengusaha Ekspedisi Ternama di Batam AS Dipanggil Polisi Terkait Penangkapan 5 Truk Angkut Barang Impor Bekas
Batam, Kabarbatam.com – Pengusaha ekspedisi ternama di Batam berinisial AS akan dipanggil penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang.
AS, yang juga pemilik perusahaan ekspedisi terbesar yakni PT. ASL dijadwalkan dipanggil bersama pihak Bea Cukai Batam terkait penangkapan lima unit armada atau truk yang mengangkut aneka barang impor, di Pelabuhan Sagulung, belum lama ini.
Lima unit truk pengangkut barang impor bekas ilegal itu diamankan polisi di kawasan Sagulung pada Sabtu (8/11/2025) sore.
Pengusaha AS yang dikenal luas sebagai pengusaha ekspedisi yang berlokasi di kawasan Sei Panas Batam, disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan kepemilikan kendaraan yang digunakan dalam pengangkutan barang impor bekas tersebut.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin mengatakan, selain AS, penyidik juga akan memanggil pihak Bea Cukai (BC) Batam untuk dimintai keterangan terkait proses kepabeanan serta mekanisme keluar-masuknya barang yang saat ini menjadi objek penyelidikan.
“Kami menyampaikan ke penyidik agar dua pihak, yakni AS sebagai pemilik PT PLS dan Bea Cukai — dipanggil untuk dimintai keterangan. Keduanya penting karena terkait langsung dengan kepemilikan kendaraan dan pengawasan kepabeanan barang keluar masuk,”
ujar Zaenal.
Kelima unit truk atau armada beserta barang muatan saat ini masih diamankan di Polresta Barelang untuk penyelidikan lebih lanjut. Terkait pemangkapan ini, 25 orang ikut diamankan polisi. (***)
-
Natuna2 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline2 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam3 hari agoAmat Tantoso: Media Harus Jeli Membaca Peluang di Tengah Gejolak Global
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam1 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun
-
BP Batam23 jam agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Batam12 jam agoBEM FISIP UMRAH Desak Pemerintah Tegas Awasi Tambang Ilegal di Karimun



