Connect with us

Lingga

Peringati HBI, Pegawai Imigrasi Dabo Berbagi Sembako ke Pesantren

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Mvi 5156 Frame At 0m14s Jpg
Menyambut HBI ke-74 tahun 2024, Kantor Imigrasi Kelas III Dabo Singkep salurkan bantuan bahan pokok makanan ke Pondok Pesantren Hutan Tahfidz Halimatussa'diyah pada Selasa (23/1/2024)

Lingga, Kabarbatam.com – Dalam rangkaian memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-74, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep berbagi kebahagiaan bersama santri dan santriwati di Pondok Pesantren Hutan Tahfidz Halimatussa’diyah yang berada Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, pada Selasa (23/1/2024).

Kegiatan ini berbentuk penyerahan sejumlah paket bahan pokok makanan untuk membantu aktivitas di pesantren yang berdiri di objek wisata pemandian Air Panas, Singkep Pesisir.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Yanto Ardianto melalui Kasubbag Tata Usaha Kanim Dabo Singkep Alim Nurdin mengatakan, kegiatan sosial ini serentak dilaksanakan oleh Satuan Kerja Imigrasi se-Indonesia yang terangkai dalam menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke-74 pada tanggal 26 Januari 2024.

“Di ulang tahun yg ke-74 ini, Direktorat Jenderal Imigrasi ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik santri maupun santriwati yang menimba ilmu di sini. Semoga semakin semangat dan nanti ilmunya bermanfaat bagi bangsa dan negara,” kata Alim Nurdin.

Sementara itu, Edi Melong selaku pengasuh pondok Pondok Pesantren Hutan Tahfidz Halimatussa’diyah mengucapkan terimakasih pada jajaran Kanim Dabo Singkep, dan Kanim Dabo Singkep sudah dua kali menggelar kegiatan bhakti sosial sejenis di pondok pesantren asuhannya itu.

“Dulu pada tahun 2019 juga pernah kesini, kami senang sekali Imigrasi Dabo Singkep sudah kami anggap seperti keluarga karena sudah dekat sejak lama” sebut pria berdarah Bugis itu.

Puluhan santri dan santriwati tampak antusias menyambut kedatangan jajaran pegawai Kanim Dabo Singkep meski ditengah derai rintik hujan.

“Santri maupun santriwati berasal dari Singkep, Singkep Barat, dan ada juga berasal dari Jambi, dan Bintan. Pengajar saat ini sebanyak 4 orang guru yang semuanya berasal dari Dabo Singkep,” ungkap Edi Melong.

Diketahui, bantuan bahan pokok makanan yang diserahkan oleh jajaran Kanim Dabo Singkep berasal dari swadaya para pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep.

Advertisement

Nasional

Trending