Connect with us

Bintan

Perkelahian Antar Pelajar di Lapangan Antam, Ini Penjelasan Kapolsek Bintim AKP Suardi

Published

on

img 20221115 wa0228
Kapolsek Bintan Timur AKP Suardi.

Bintan, Kabarbatam.com – Kapolsek Bintan Timur AKP Suardi menjelaskan terkait perkelahian antara pelajar SMAN 1 Bintan dan SMK yang mengakibatkan satu orang siswa dilarikan ke RSUD Raja Ahmad Tabib Jl. WR. Supratman, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Perkelahian antar pelajar tersebut terjadi di Lapangan Bola Antam Kijang, Bintan Timur.Suardi selaku Kapolsek

“Untuk perkara kasus Perkelahian sudah ditetapkan tersangka namun tidak dilakukan penahanan dikarenakan hanya mengakibatkan luka berat yang ancamannnya cuma empat tahun penjara,” ungkap Kapolsek.

“Dalam hal ini sudah dijaminkan oleh keluarga si pelaku sendiri ( inisial PRS), artinya jika terjadi atau melarikan diri mereka yang bertanggung jawab,” ucapnya

Jadi, untuk sementara tidak dilakukan Penahanan. Akan tetapi kalau hal tersebut semakin berkembang dan mengakibatkan meninggal dunia, sambung Kapolsek, ancamannya tujuh tahun yang otomatis di lakukan penahanan

“Kami sudah ketemu dengan orang tua korban (TA) semalam dan sudah kita jelaskan semuanya, kita tetap profesional” ucap Kapolsek.

Kejadian tersebut, lanjutnya, bukan tawuran atau Ppengeroyokan melainkan duel alias satu lawan satu yang kebetulan berbeda sekolah. Namun dalam Perkelahian itu PRS lebih unggul dari TA.

“Hal itu terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi yakni korban (TA) dan pelaku (PRS,” pungkasnya

Bermula, teman korban mau berkelahi dengan pelaku, akan tetapi tidak jadi karena tidak berani, sehingga korban memelototi pelaku.

“Kenapa kamu lototi saya kalo begitu, kamu dan saya fight, akhirnya berkelahi. Korban awalnya memukul dua kali. Setelah itu, pelaku melakukan perlawanan, dan banting sehingga kepala korban sempat terbentur di aspal.” pungkasnya. (helmi)

Advertisement

Trending