Connect with us

Tanjungpinang

Pj Wako Hasan Dorong Pemanfaatan Sorgum sebagai Alternatif Pangan Berkualitas

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20231121 Wa0022
Pj Wako Hasan, di sela-sela acara ketika menghadiri Coffee Morning, di kantor Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3), Jalan Ahmad Yani, Kota Tanjungpinang, Kepri, Senin (20/11/2023).

Tanjungpinang, Kabarbatam. com – Dalam upaya meningkatkan variasi pangan, Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, S.Sos, menekankan pentingnya inovasi dalam olahan pangan dengan memanfaatkan sorgum sebagai alternatif bahan pangan.

Ia menjelaskan bahwa sorgum mengandung zat besi, kalsium, dan protein yang tinggi. Untuk itu, perlu dilakukan inovasi terhadap olahan pangan selain beras, dan salah satunya adalah dengan memanfaatkan sorgum sebagai alternatif bahan pangan.

“Maka dari alternatif pangan ini juga dapat membantu memenuhi asupan makanan untuk anak yang mengalami kondisi stunting, karena tumbuh kembang anak dengan kondisi stunting harus tercukupi kadar gizinya,” terang Hasan, ketika hadir dalam acara Coffee Morning, di kantor Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3), Jalan Ahmad Yani, Kota Tanjungpinang, Kepri, Senin (20/11/2023).

Img 20231121 Wa0024

Sorgum juga, lanjut Hasan, dapat menjadi opsi bagi penderita diabetes karena memiliki kadar gula dan karbohidrat yang rendah serta bebas gluten, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh individu dengan autisme.

Dengan sejumlah manfaatnya, sorgum dapat dijadikan sebagai alternatif pangan bagi kita yang mencari inovasi dan sekaligus bermanfaat untuk kesehatan.

“Semoga petani sorgum dapat meningkatkan dan memperluas lahan agar dapat diproduksi dalam jumlah yang lebih besar. Tanjungpinang memiliki potensi yang cukup untuk menanam sorgum yang memerlukan waktu 3 sampai 4 bulan untuk panen,” ucap Hasan.

Img 20231121 Wa0023

Hasan juga memberikan apresiasi kepada kader anggota PKK kotaTanjungpinang yang telah menciptakan inovasi dalam pengolahan sorgum untuk berbagai varian makanan dan cemilan.

“Terima kasih karena berhasil mengelaborasi sorgum menjadi beragam sajian seperti yang terdapat di menu Beragam, Bergizi, Sehat dan Aman (B2SA). Ini membuktikan bahwa sorgum dapat diolah dengan beragam cara untuk dinikmati sambil tetap menjaga kandungan gizinya yang baik. Oleh karena itu, diperlukan penyebaran informasi tentang sorgum dan hasil olahannya ke masyarakat,” kata Hasan. (Dinas Kominfo).

Advertisement

Nasional

Trending