Connect with us

Batam

Polresta Barelang Siagakan 2 Unit Bus Bantu Evakuasi WNI ke Lokasi Karantina

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20210503 wa0117
Polresta Barelang memberikan bantuan dua unit bus Polri untuk kelancaran kerja dan tugas Satgas Lintas Batas Negara terkait pemulangan PMI, di Pelabuhan Internasional Batam Center, Batam, Sabtu (1/2/2021).

Batam, Kabarbatam.com – Polresta Barelang memberikan bantuan dua unit bus Polri untuk kelancaran kerja dan tugas Satgas Lintas Batas Negara terkait pemulangan PMI, di Pelabuhan Internasional Batam Center, Batam, Sabtu (1/2/2021).

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam, AKP Budi Hartono mengatakan, 2 unit bus Polri dan berikut mobil pengawalannya dari Sat Lantas Polresta Barelang setiap harinya beroperasi di pelabuhan internasional Batam Center

“Maksud dan tujuan penyerahan 2 unit bus agar nantinya dapat digunakan untuk membawa PPI (Pelaku Perjalanan Internasional) atau WNI ke tujuan karantina setelah dilakukan Tes Swab oleh Satgas Lintas Batas Negara di pelabuhan internasional Batam Center,” ungkap AKP Budi Hartono, Senin (3/5/2021).

Selain itu, Polresta Barelang melalui Sat Lantas Polresta Barelang juga menugaskan personelnya untuk mengawal setiap rombongan PPI ( Pelaku Perjalanan Internasional ) setiap harinya dari pelabuhan internasioanal Batam center ke tujuan karantina.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan di pelabuhan Internasional Batam Center dalam rangak pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) asal Malaysia dan Singapura, Sabtu (1/5/2021).

Dalam peninjauan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, Kapolda Kepri Irjen Pol Dr Aris Budiman bersama stakeholder lainnya.

Dalam kesempatan ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, Warga Negara Indonesia (WNI) asal negara tetangga memang memiliki hak untuk pulang ke tanah air.

“Saya mendapatkan informasi bahwa tim Satgas Kepulauan Riau sudah baik dan patuh dan hal ini sudah terbuktikan,” ungkap Budi Karya Sumadi.

Dijelaskan Budi, pekerjaan ini akan lebih berat karena jumlah orang yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 terus mengalami peningkatan.

“Oleh karena itu Kementerian Perhubungan sudah sepakat, bahwa akan menyediakan konektivitas bagi mereka yang memiliki kemampuan dimungkinkan menggunakan pesawat dengan tujuan sesuai schedule dan waktu yang sudah ditentukan,” jelasnya.

Lanjut, Budi Karya Sumadi menyampaikan, bagi para pendatang berasal Malaysia dan Singapura silahkan melihat jadwal penerbangan untuk kembali ke asal.

“Untuk mereka yang secara umum ingin menggunakan kapal laut dan belum berkemampuan untuk melakukan pergerakan, kami secara khusus akan menugaskan kapal yang bersubsidi di Kota Batam dan besok akan kita umumkan kapal apa saja dan berapa kapasitasnya,” bebernya.

Sementara itu, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu mengungkapkan, dalam beberapa hari ke depan akan disiapkan kapal dari Pelni dan hari pelaksanaannya akan disiapkan oleh Kementerian Perhubungan.

Kita hanya menyiapkan saja schedule nya dan kemana saja tujuannya. Pemulangan WNI mulai terhitung sejak tanggal 1 Januari hingga 1 Mei yang diperkirakan sekitar hampir 14.000 dan rata-rata sudah kembali,” tutur Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu.

“Untuk jumlah kedatangan WNI dalam satu hari kita batasi yakni dua kapal dan itu mayoritas dari wilayah Malaysia,” sambungnya.

Kemudian, berdasarkan data yang diterima saat ini sudah ada 69 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan jumlah pasien di RSKI Galang berjumlah 217 orang positif,” pungkasnya. (Atok)

Advertisement

Trending