Connect with us

Batam

Ralat Ucapan Tekong Haji Permata Meninggal, Masrur: Tadi Korban Kritis dan Sekarang Sudah Bergerak

Published

on

Foto Batam, Haji permata, haji permata wafat, Headline, kabar batam, kkss batam, Kota Batam, masrur amin, pengusaha haji permata
Ketua KKSS Kota Batam Masrur Amin.

Batam, Kabarbatam.com – Bahar, tekong kapal Haji Jumhan bin Selo alias Haji Permata yang sebelumnya dikabarkan meninggal dunia, saat ini masih dirawat di rumah sakit di Kuala Tungkal, Provinsi Jambi.
Hal tersebut disampaikan Masrur Amin, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam, setelah mendapatkan perkembangan terbaru kondisi Bahar.
Pernyataan tersebut sekaligus meralat ucapannya terkait kabar meninggalnya tekong kapal Haji Permata bernama Bahar yang tengah dirawat di rumah sakit di Kuala Tunggal, Jambi.
Masrur menuturkan bahwa, awalnya ia mendapatkan kabar dari rekannya yang berada di Kuala Tungkal, Jambi, menyebutkan bahwa Bahar meninggal dunia.
“Iya, tadi kabar yang saya terima dari kawan-kawan di sana (Kuala Tunggal), bahwa beliau sudah meninggal. Lalu barusan saya dapat informasi, beliau masih koma, tadi kritis tapi sekarang sudah bergerak,” tutur Masrur, dilansir dari Barakata.id, Senin (18/1/2021) malam.
Masrur mengatakan, sudah melakukan klarifikasi di group WhatsApp yang ia sampaikan informasi sebelumnya.“Sudah klarifikasi. Bahwa beliau belum meninggal. Tapi kritis dan sudah bergerak lagi,” tambahnya.
Pada sore hari tadi, melalui pesan singkat di grup WhatsApp KKSS, Masrur Amin menyampaikan berita duka atas meninggalnya Bahar di salah satu rumah sakit di Kuala Tungkal, Jambi pada Senin (18/1/2021).
“Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun menginformasikan kondisi Bahar (tekong yang terkena tembakan di kepala) baru dikabarkan meninggal dunia di salah satu RS di daerah Kuala Tungkal,” tulis Masrur Amin.
Sekedar diketahui, saat insiden penembakan terjadi di perairan Sungai Bela, Tembilahan, Riau, Bahar berada satu speed boat pancung bersama Haji Permata ketika tengah terjadi kejar-kejaran dengan petugas Bea Cukai Tembilahan dan Kanwil DJBC Kepri.
Namun naas, tembakan brutal dan membabi buta yang dilakukan oknum petugas Bea Cukai Tembilahan mengakibatkan Bahar ikut terkena tembakan.
Bahar dikabarkan mengalami luka serius akibat terkena tembakan di bagian kepala dan sempat kritis di rumah sakit selama empat hari. Namun nyawa Bahar tak tertolong. (*)

Advertisement

Trending