Connect with us

Ekonomi

Ramadan Tanpa Drama di Sumatera, Indosat Siagakan 1.096 Titik, Pastikan Jaringan Tetap Stabil dan Aman

Published

on

IMG 20260227 WA0188
Momen buka puasa Indosat Ooredoo bersama Circle Sumatera di Hotel Santika Batam, pada Jum'at (27/2/2026).

Batam, Kabarbatam.com – Ramadan adalah tentang koneksi kabar dari keluarga, menjalin kembali silaturahmi, hingga momen berbagi yang tak boleh terputus.

Melalui kampanye #LebihBaikIndosat, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memastikan Ramadan dan Idulfitri 2026 di Sumatera, yang mencakup Sumbagsel, Sumbagteng dan Sumbagut, berjalan lebih nyaman, lebih aman, dan tetap nyambung.

Mengusung tema “menebar semangat kebaikan”, Indosat percaya di momen terpenting, masyarakat hanya membutuhkan satu koneksi yang benar-benar bisa diandalkan, kuat jaringannya, aman digitalnya, dan nyata kepeduliannya.

Indosat memprediksi lonjakan trafik data yang signifikan di beberapa titik, arus mudik mengalir, dan risiko penipuan digital ikut naik. Menghadapi momen krusial tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison menyiagakan jaringan di 1.096 titik strategis jalur mudik serta mengaktifkan perlindungan digital Satspam+ untuk membendung lonjakan scam.

Head of Marketing Communication Central Sumatera, Yose Rellaunda menyampaikan, perusahaan memetakan bandara, pelabuhan, terminal, pusat belanja, hingga kawasan wisata sebagai prioritas pemantauan 24 jam selama periode Ramadan hingga Lebaran.

IMG 20260228 WA0020

“Ramadan bukan hanya momen spiritual, tetapi juga ujian ketahanan jaringan. Mobilitas naik signifikan. Kami pastikan masyarakat tetap terhubung di momen paling penting,” ucap Yose Rellaunda, saat buka puasa bersama Circle Sumatera di Hotel Santika Batam, pada Jum’at (27/2/2026).

Dikatakan Yose, Indosat memproyeksikan trafik data tumbuh 18,1 persen dengan puncak mencapai 65 ribu TB atau naik 22,3 persen dibanding tahun lalu. Di regional Central Sumatra—Sumbar, Kepri, Jambi, dan Riau trafik meningkat 17,8 persen. Karimun mencatat pertumbuhan tertinggi.

“Untuk menjaga kualitas layanan, tim teknis memperkuat lebih dari 2.500 site dan mengoperasikan 16 posko siaga,” ungkapnya.

Perusahaan juga berkoordinasi dengan pemerintah dan Komdigi/Balmon guna memastikan spektrum tetap optimal selama arus mudik dan arus balik.

Sementara itu, Branch Sales Manager IM3 Central Sumatera, Roy Bachtiar, mengungkapkan, lonjakan trafik berjalan beriringan dengan peningkatan kejahatan digital.

IMG 20260227 WA0186

“Scam dan spam meningkat 34 persen selama Ramadan. Aktivitas masyarakat yang bisa berlangsung hingga ±19 jam per hari membuka celah baru bagi pelaku. Sebanyak 87 persen penipuan digital terjadi melalui WhatsApp dan 64 persen melalui telepon,” ungkapnya.

Menjawab tantangan itu, lanjutnya, melalui brand IM3 Indosat meluncurkan Paket Ramadan Satspam+ 150 GB untuk 28 hari seharga Rp150 ribu. Fitur ini menyaring dan memblokir panggilan maupun pesan mencurigakan sebelum merugikan pelanggan.

“Secara nasional, sistem perlindungan berbasis AI Indosat telah memblokir lebih dari 2 miliar ancaman dan mencegah potensi kerugian hingga US$500 juta. Survei internal menunjukkan 95 persen pelanggan merasa lebih aman. Perlindungan harus berjalan sebelum risiko berdampak. Itu prinsip kami,” tegas Roy.

Dari lini Tri Indonesia, manajemen menghadirkan paket 65 GB seharga Rp100 ribu, lengkap dengan bonus telepon dan program reward melalui aplikasi Bima+.

Tri juga mendorong percepatan ekspansi 5G untuk memperkuat pengalaman digital pelanggan selama Ramadan dan Lebaran.

IMG 20260227 WA0192

“Indosat tidak hanya berbicara soal kapasitas jaringan. Perusahaan menjalankan program ‘Surau Kita Berdaya’ dengan merevitalisasi 19 surau di Aceh serta sejumlah titik di Jawa dan Sulawesi,” sambungnya.

Inisiatif ini menegaskan kehadiran perusahaan di tengah masyarakat, bukan sekadar lewat sinyal, tetapi lewat dampak sosial.

Ramadan tahun ini memperlihatkan dua sisi yang kontras: konektivitas yang semakin tinggi dan risiko digital yang kian kompleks.

Indosat memilih berdiri di tengahnya—mengawal 1.096 titik mudik, memperkuat 2.500 site, membuka 16 posko siaga, dan mengaktifkan Satspam+ sebagai tameng.

“Mudik harus nyaman. Ramadan harus aman. Jaringan tetap nyambung, pelanggan tetap terlindungi,” tutupnya. (Yun)

Advertisement

Trending