Connect with us

Headline

Ranny Gusfitasari Dikukuhkan sebagai Bunda Paud, Literasi, Forum Anak dan Genre Kota Tanjungpinang

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20231027 Wa0181
Pj Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Ranny Gusfitasari dikukuhkan sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bunda Literasi, Bunda Forum Anak dan Bunda Genre setempat. Pelantikan berlangsung di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Tanjungpinang, Jum'at (27/10/2023).

Tanjungpinang, Kabarbatam.com – Pj Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Ranny Gusfitasari dikukuhkan sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bunda Literasi, Bunda Forum Anak dan Bunda Genre setempat. Pelantikan berlangsung di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Tanjungpinang, Jum’at (27/10/2023).

Ranny Gusfitasari langsung dikukuhkan oleh Ketua TP PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar yang juga Bunda PAUD, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak dan Bunda Genre Provinsi Kepri.

Pelantikan tersebut juga disejalankan dengan temu kader TP PKK Tanjungpinang dengan Ketua TP PKK Provinsi Kepri. Hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Hasan, S.Sos, Sekda Zulhidayat, S.Hut, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah.

Dewi Kumalasari mengatakan, kegiatan temu kader ini merupakan langkah untuk menyatukan persepsi dalam menjalankan tugas dan peran sebagai pengurus maupun kader PKK.

Img 20231027 Wa0179

“Dimana kita adalah mitra pemerintah, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan yang juga sudah digariskan di tingkat nasional PKK mempunyai 10 program pokok PKK yang harus disinergikan dengan visi misi kepala daerah,” ujarnya.

Dia berharap pengurus dan kader PKK Tanjungpinang harus terus berkolaborasi bersama-sama pemerintah khususnya dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga disejalankan dengan pengukuhan Bunda PAUD, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak dan Bunda Genre, yang diharapkan dapat menjadi role model bagi masyarakat.

“Kami berharap Bunda PAUD, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak dan Bunda Genre, menjadi role model bagi keluarga. Yang tentunya harapannya kembali lagi adalah untuk peningkatan kesejahteraan keluarga,” tuturnya.

Ketua TP PKK Tanjungpinang Ranny Gusfitasari menyampaikan, banyak pekerjaan rumah yang harus dilaksanakan selama menjadi ketua TP PKK, Bunda PAUD, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak dan Bunda Genre.

Img 20231027 Wa0180

“Ini masih untuk berupaya belajar lagi dengan tingkat provinsi, karena PKK tidak bisa sendiri kita perlu koordinasi juga, termasuk untuk menjalankan Bunda Paud, Bunda Literasi, Bunda Forum Anak dan Bunda Genre,” ujarnya.

Ia menyampaikan, Ketua TP PKK Provinsi Kepri telah menekan kepada PKK Tanjungpinang untuk menggalakkan lagi imunisasi dasar 0-18 tahun. Menurutnya, angka imunisasi dasar Tanjungpinang mengalami penurunan, karena masyarakat banyak yang tidak mau bawa anaknya imunisasi.

“Jadi pekerjaan rumah kami bagaimana menaikkan tingkat imunisasi dasar di Tanjungpinang,” ujarnya.

Sedangkan untuk peningkatan minat baca kepada anak-anak yang masih rendah, dia berencana akan mengadakan perpustakaan Keliling di setiap sekolah di Tanjungpinang.

“Kita upayakan setiap sekolah ada berkeliling, jadi bacanya bisa dimana saja,” imbuhnya.

Sementara itu Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan berpesan agar TP PKK Tanjungpinang untuk berkolaborasi dengan TP PKK Provinsi dalam menjalankan program.

“Ini harus ada kolaborasi antara PKK Provinsi dengan PKK Tanjungpinang karena banyak program PKK Provinsi yang bisa kita sejalankan, kita melihat kekuatan APBD dalam mendukung PKK tidak bisa semuanya tanpa bantuan Provinsi,” ucapnya.

Sebagai mitra pemerintah, lanjut Hasan, PKK harus menjalankan program pemerintah yang menjadi prioritas diantaranya penanganan stunting dan pengetasan kemiskinan.

Hasan juga meminta kepada pengurus PKK untuk melaksanakan rapat kerja untuk merumuskan program yang akan dijalankan.

“Kita minta ketua PKK yang baru segera lakukan rapat kerja program yang akan dilaksanakan, biar terarah kerjanya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, juga diserahkan bantuan kepada anak yang memerlukan perlindungan khusus, balita penderita kekurangan gizi, celemek dan topi untuk UMKM, kartu identitas anak, paket taman bacaan masyarakat dan surat izin berusaha. (Dinas Kominfo)

Advertisement

Trending