Connect with us

Natuna

RAPBD 2026 Natuna: Perkuat Infrastruktur, Mendorong Ekonomi Maritim

Published

on

Img 20251027 wa0084
Wakil Bupati Natuna saat menyerahkan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD, Senin (27/10).

Natuna, Kabarbatam.com – Pemerintah Kabupaten Natuna menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD, Senin (27/10).

Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik menyampaikan, bahwa penyusunan APBD 2026 mengacu pada arah kebijakan fiskal nasional dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026. APBD disusun untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menjaga keseimbangan fiskal di wilayah perbatasan.

“Natuna memiliki posisi strategis di perbatasan utara NKRI. Karena itu, penyusunan APBD diarahkan untuk memperkuat infrastruktur, mendorong ekonomi maritim, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Wakil Bupati.

Berdasarkan rancangan yang disampaikan, total pendapatan daerah tahun 2026 ditargetkan sebesar Rp1,048 triliun, terdiri pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp123,39 miliar, Pendapatan transfer sebesar Rp912,72 miliar, dan lain-lain pendapatan sah Rp7,08 miliar.

Sedangkan belanja daerah direncanakan sebesar Rp1,048 triliun, dengan porsi terbesar dialokasikan untuk pendidikan minimal 20 persen dari total anggaran, serta peningkatan layanan kesehatan dan infrastruktur dasar.

“Meski terjadi penurunan Dana Bagi Hasil (DBH), pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga kualitas pelayanan publik dan memperkuat kemandirian fiskal daerah,” ujar Jarmin.

Ketua DPRD Natuna Rusdi menyatakan rapat paripurna telah memenuhi kuorum dan dinyatakan terbuka untuk umum. Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh peserta rapat yang turut menyukseskan tahapan penyusunan APBD 2026. (Man)

Advertisement

Trending