Connect with us

Headline

Resmikan Tambatan Perahu Nelayan Teluk Umah, Gubernur Ansar Perkuat Dukungan Infrastruktur Perikanan Karimun

Published

on

Fb6ea57d d452 405f a39f 529c2ebeef31
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad meresmikan Tambatan Perahu Nelayan di Kelurahan Teluk Umah (Leho), Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Jumat (29/5).

Karimun, Kabarbatam.com – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad meresmikan Tambatan Perahu Nelayan di Kelurahan Teluk Umah (Leho), Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Jumat (29/5).

Infrastruktur yang dibangun melalui APBD Provinsi Kepulauan Riau tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan di daerah pesisir.

76c3d2a6 e1f9 44fe 89a2 f482cf2113a0

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana perikanan merupakan kebutuhan strategis bagi Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan.

“Provinsi Kepulauan Riau merupakan daerah kepulauan dengan 98 persen wilayahnya berupa lautan dan hanya 2 persen daratan. Kita memiliki 2.028 pulau, dengan 394 pulau berpenghuni dan 22 pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara-negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja. Kondisi ini menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat,” ujar Ansar.

4571d837 a263 4ed4 8d71 4fccb78cd3dc

Menurut Ansar, saat ini terdapat sekitar 72.210 nelayan di Kepulauan Riau yang sebagian besar bergerak di bidang penangkapan ikan dan budidaya perikanan. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai program dan infrastruktur pendukung agar aktivitas nelayan semakin produktif dan berkelanjutan.

Ansar menjelaskan bahwa Kepulauan Riau berada dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711 yang memiliki potensi sumber daya ikan yang sangat besar. Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 22 Tahun 2022, wilayah tersebut memiliki potensi lestari sumber daya ikan mencapai 1,3 juta ton per tahun dengan jumlah tangkapan yang diperbolehkan sebesar 900 ribu ton per tahun.

Ef227578 b385 4d5d 84df 240bd491f723

“Potensi besar ini harus diimbangi dengan penguatan teknologi penangkapan ikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia nelayan, serta modernisasi armada perikanan agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Melihat besarnya potensi perikanan di Kabupaten Karimun yang memiliki sekitar 14.260 nelayan, armada kapal perikanan di bawah 5 GT sebanyak kurang lebih 4.543 unit dan kapal berukuran 6 hingga 30 GT sebanyak sekitar 583 unit, serta produksi perikanan tangkap tahun 2025 mencapai 55,159 ribu ton, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau membangun Tambatan Perahu Nelayan Teluk Umah sebagai salah satu bentuk dukungan nyata kepada masyarakat nelayan.

Pembangunan fasilitas tersebut dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp319.982.412. Tambatan perahu yang dibangun memiliki panjang trestle 59,69 meter, lebar 1,5 meter, ketebalan pelat lantai 12 sentimeter, serta ukuran T sebesar 2 x 3 meter.

9e8292fb 6e6a 4c2b 8025 568fd314ace8

Gubernur Ansar mengatakan, keberadaan tambatan perahu ini diproyeksikan dapat melayani sekitar 100 unit kapal perikanan berukuran 1 hingga 5 GT yang selama ini digunakan nelayan Teluk Umah untuk aktivitas penangkapan ikan dengan berbagai jenis alat tangkap seperti jaring tenggiri, pancing, rawai, dan alat tangkap lainnya.

“Fasilitas ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat nelayan. Dengan adanya tambatan perahu yang lebih layak, aktivitas bongkar muat hasil tangkapan dan mobilitas nelayan akan semakin mudah, aman, dan efisien,” kata Ansar.

Lebih lanjut, Ansar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyediakan sarana produksi perikanan serta memperluas akses ekonomi bagi nelayan.

“Kita ingin nelayan Kepulauan Riau semakin maju, produktif, dan sejahtera. Karena itu, dukungan terhadap sektor kelautan dan perikanan akan terus menjadi perhatian pemerintah melalui pembangunan infrastruktur, bantuan sarana produksi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujarnya.

4390445c 6725 4677 8f2a e78788f517f5 (1)

Mengakhiri sambutannya, Ansar berharap tambatan perahu yang telah dibangun tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi aktivitas perikanan di Kabupaten Karimun.

“Semoga tambatan perahu ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk melayani kapal-kapal perikanan, khususnya bagi nelayan Kelurahan Teluk Umah dan Kabupaten Karimun pada umumnya. Mari kita jaga bersama fasilitas ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi nelayan yang akan datang,” tutup Ansar.

Turut hadir Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Gubernur Kepulauan Riau periode 2016–2021 Nurdin Basirun, Ketua DPRD Kabupaten Karimun R. Rafiza, Lurah Teluk Umah, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta para nelayan Kelurahan Teluk Umah. (ca)

Advertisement

Trending