Connect with us

Lingga

RTLH Menjadi Prioritas Pasangan BISA

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F30964512
Calon Bupati Lingga Nomor urut 1 Muhammad Ishak (Foto : Ist)

Lingga, KABARBATAM.COM – Program rehab Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang cukup populer beberapa tahun lalu, dimana waktu itu penggarannya dilakukan melalui sharing antar Pemerintah Provinsi Kepri dan Kabuoaten/Kota se-Kepri, menjadi salah satu program prioritas dari lima belas program unggulan yang diusung pasangan BISA (Bersama Ishak-Salmizi) Pasangan calon dengan nomor urut satu.
“Pertimbanganya, selain program dan kegiatan ini memang sangat menyentuh langsung masyarakat dan termasuk salah satu upaya untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, jumlah rumah masyarakat di Kabupaten Lingga, juga masih banyak harus segera dibantu untuk direhab,” kata Ir. H. Muhammad Ishak, MM, saat menggelar kampanye di matang dan senanggai Kecamatan Lingga Utara, Minggu (15/11/2020) kemarin.
Susuai data yang ada, jelas M. Ishak, angka kemiskinan di Kabupaten Lingga masih tinggi dan tertinggi di Provinsi Kepri, untuk itu, harus ada berbagai langkah dan upaya untuk menekan kemiskinan di pusat Bunda Tanah Melayu ini.
Karena itu, lanjut M. Ishak, selain program RTLH yang didalamnya terdiri dari beberapa kegiatan seperti rehab rumah, bantuan saprodi dan lainnya, program-program yang lain pun yang sifatnya mendukung dan sinergi untuk menekan kemiskinan harus terus menerus dilakukan.
“Seperti membuka akses, pemberdayaan masyarakat, pembinaan dan pendampingan serta bantuan pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan,” terangnya.
Dikatakan, dari berbagai kunjungan kami berkampanye dan pertemuan silaturahmi ke lapangan, seperti di Desa Linau dan beberapa lokasi di desa lainnya, memang secara fisik ternyata masih banyak keluarga kita yang rumahnya perlu direhab dan diperbaiki, sementara kemampuannya sangat terbatas.
“Apalagi di saat Covid-19 masih terus belum berhenti, dan di berbagai daerah lainnya yang biasanya sebagai tempat memasarkan hasil-hasil produksi, sehingga banyak usaha masyarakat yang merana, untuk itu, Pemerintah daerah harus hadir untuk membantu masyarakat,” tutupnya.

Advertisement

Trending