Headline
Rumah Sakit Gleneagles Johor Resmikan International Lounge Khusus Pasien Indonesia
Johor, Kabarbatam.com – Johor semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tujuan favorit medical tourism bagi masyarakat Indonesia, khususnya dari Batam dan Kepulauan Riau yang membutuhkan layanan kesehatan modern dan berkualitas dengan akses yang lebih dekat.
Untuk memperkuat pengalaman pasien internasional, Rumah Sakit Gleneagles Johor yang merupakan Rumah Sakit dibawah jaringan IHH Healthcare Malaysia, grup rumah sakit terbesar yang mempunyai 18 RS ini, resmi meluncurkan International Lounge, fasilitas khusus yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pasien asal Indonesia sejak kedatangan hingga kembali ke negara asal, Selasa (16/12/2025).

Peresmian fasilitas ini dilakukan oleh Menteri Kesehatan Malaysia, Datuk Seri Dr. Dzulkefly Ahmad, disaksikan oleh Dr. Hj. Mohtar Pungut (Direktur Dinas Kesehatan Johor), Dr. Kamal Amzan (CEO IHH Healthcare Malaysia), Sipika Singh (Deputy CEO Gleneagles Hospital Johor), serta Dr. Abdul Kadir Abu Bakar selaku Person-In-Charge Rumah Sakit Gleneagles Johor.
Fasilitas Khusus yang Memudahkan Pasien Indonesia International Lounge ini menjadi pusat layanan satu pintu (one-stop centre) yang membantu pasien Indonesia sepanjang perjalanan medis mereka. Di fasilitas ini, tim Rumah Sakit Gleneagles Johor membantu mengatur penjadwalan janji temu dokter, menyiapkan akomodasi, mendukung pembelian tiket pesawat atau ferry, serta mengoordinasikan transportasi dari bandara atau pelabuhan. Bahkan setelah pasien kembali ke Indonesia, tim tetap membantu dalam pengurusan laporan medis, sehingga seluruh proses perawatan terasa lebih mudah, nyaman, dan terarah.
Tidak hanya fokus pada pasien, fasilitas ini juga dirancang ramah bagi keluarga pendamping, menyediakan ruang tunggu yang nyaman agar pasien dan keluarga merasa tenang selama proses perawatan. Layanan seperti ini memberikan nilai tambah tersendiri bagi pasien yang ingin mendapatkan pengalaman perawatan kesehatan yang lebih terstruktur dan personal.
Sejak 2022, lebih dari 20.000 pasien Indonesia telah mendapatkan perawatan di Gleneagles Hospital Johor. Pada tahun 2025 saja, rumah sakit ini mencatat peningkatan hingga 66% kedatangan medical tourist dari Indonesia, menunjukkan kepercayaan yang semakin tinggi terhadap kualitas layanan kesehatan di Johor.

“Ketika seseorang bepergian untuk berobat, yang dicari bukan hanya dokter, tetapi juga ketenangan pikiran,” ujar Sipika Singh, Deputy Chief Executive Officer Rumah Sakit Gleneagles Johor dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/12/2025).
“Kami berterima kasih atas kepercayaan pasien Indonesia, dan kami berkomitmen memberikan perhatian dan pelayanan terbaik agar mereka dan keluarga dapat fokus pada pemulihan dengan rasa aman,” tambahnya.
Rumah Sakit Masa Depan untuk Pasien Lokal dan Internasional
Bertepatan dengan perayaan 10 tahun Rumah Sakit Gleneagles Johor tahun ini, rumah sakit tersebut kini menjadi salah satu rumah sakit spesialis dengan pertumbuhan tercepat di jaringan IHH Healthcare Malaysia, sekaligus pusat rujukan utama untuk penanganan kasus kompleks di kawasan selatan Malaysia. Dengan teknologi medis modern, standar klinis yang kuat, serta layanan yang terintegrasi untuk pasien internasional, Rumah Sakit Gleneagles Johor mempertegas perannya dalam mendukung ekosistem medical tourism Malaysia sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia. (*)
-
Natuna1 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Parlemen2 hari agoKomisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru
-
Batam1 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Batam2 hari agoDPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM
-
Batam2 hari agoNegosiasi Senyap Owner PT ADB Tak Goyahkan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Bangkai Kapal Tongkang di Lingga
-
Headline1 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Natuna3 hari agoBelajar dari YouTube, BUMDes Sebelat Mulai Ternak Ayam Pedaging
-
Tanjungpinang1 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi



