Connect with us

Headline

Sambangi Korban Dugaan Malpraktik RS Graha Hermine, Romo Paschal: Saya Rasa Penyidik Tahu Apa yang Harus Dilakukan

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

Img 20240110 Wa0139
Aktivis kemanusiaan sekaligus Ketua Komisi Keadilan Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau, Chrisanctus Paschalis Saturnus mengunjungi kediaman Hetti Elvi Situngkir korban dugaan malpraktik RS Graha Hermine Batam di wilayah Kecamatan Bengkong, Rabu (10/1/2024) siang.

Batam, Kabarbatam.com – Aktivis kemanusiaan sekaligus Ketua Komisi Keadilan Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau, Chrisanctus Paschalis Saturnus mengunjungi kediaman Hetti Elvi Situngkir korban dugaan malpraktik RS Graha Hermine Batam di wilayah Kecamatan Bengkong, Rabu (10/1/2024) siang.

Bukan tanpa sebab, kehadiran pria yang akrab disapa Romo Paschal ke kediaman Hetti Elvi Situngkir sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap kondisinya pasca mengalami dugaan malpraktik di RS Graha Hermine.

“Saya sangat sedih, prihatin melihat penderitaan Hetti Elvi Situngkir dengan rasa sakit yang dialaminya saat ini. Semoga, ada titik terang untuk semua hal yang diduga telah terjadi penyimpangan,” ungkap Romo Paschal.

Img 20240110 Wa0140

Romo Paschal menuturkan, bahwa pihaknya memberikan dukungan serta atensi terhadap penanganan perkara dugaan malpraktik yang saat ini tengah bergulir di Mapolda Kepri.

” Tentu, kita juga memberikan dukungan kepada Polda Kepri untuk mengangkat sebab akibat yang membuat korban hingga seperti ini. Jika ada unsur pidananya diharapkan Polda Kepri dapat melanjutkan supaya ada keadilan,” jelasnya.

Menurut Romo, melihat kondisi fisik korban Hetti Elvi Situngkir dengan rasa sakit yang dirasakan saat ini harus segera ditangani dengan lebih baik serta harus mendapatkan keadilan.

“Saya rasa Polda Kepri mengetahui pasti apa yang harus dilakukan. Tentu, kita tetap memonitor dan berharap ada kejelasan ke depannya dalam kasus ini,” tegas Romo Paschal.

Saat di kediamannya, terlihat Hetti Elvi Situngkir tak dapat berbuat apa-apa, dia hanya terbaring di kasur dan menangis merintih kesakitan. Bahkan, ia cukup kesulitan untuk menggerakkan bagian tubuhnya.

Img 20240110 Wa0141

Sementara itu, Kuasa Hukum Natalis N Zega menyampaikan, kehadiran aktivis kemanusiaan ke kediaman Hetti Elvi Situngkir korban dugaan malpraktik RS Graha Hermine adalah suatu kehormatan bagi keluarga.

“Kehadiran tokoh masyarakat Romo Paschal dengan melihat langsung kondisi korban dugaan malpraktik RS Graha Hermine sebuah kehormatan bagi kami pihak keluarga. Kami sangat berterimakasih atas atensi dan perhatian khusus yang telah diberikan kepada Hetti Elvi Situngkir,” ujar Natalis N Zega.

Natalis mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih menanti tindakan tegas Polda Kepri dalam hal penanganan perkara dugaan malpraktik RS Graha Hermine.

Menurut Natalis, kehadiran Romo Paschal mengunjungi korban, sebagai bukti bahwa pihaknya tidak mengada-ada dan merekayasa atas kasus dugaan malpraktik ini.

“Kita selama ini tidak pernah mengada-ada. Terkadang, kita mendengar suara sumbang dari luar sana yang mengatakan bahwa dugaan malpraktik ini direkayasa. Jika ada seseorang yang menganggap hal ini tidak benar silahkan kunjungi korban,” terangnya.

“Oleh karena itu, kita sangat berharap ada lagi pejabat-pejabat atau pihak terkait lainnya dapat memberikan perhatian lebih terhadap korban dugaan malpraktik ini. Jika perlu, Kapolda Kepri bapak Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah melihat langsung kondisi korban,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Natalis N Zega kembali menegaskan, bahwa Polda Kepri harus segera memberikan kepastian hukum terhadap Hetti Elvi Situngkir.

“Segera penjarakan oknum-oknum yang diduga terlibat telah melakukan dugaan malpraktik kepada korban Hetti Elvi Situngkir,” pungkasnya. (Atok)

Advertisement

Nasional

Trending