Connect with us

Advertorial

Seluruh Perizinan Berusaha Kini Cukup Diurus di Batam

Published

on

IMG 20260312 WA0123

BADAN pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen memberikan kemudahan kepada investor untuk mengurus berbagai perizinan berusaha di Batam. Sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi, Batam kini menjadi salah satu kawasan yang diperhitungkan di kawasan regional sebagai tujuan investasi.

Komitmen untuk memberikan berbagai kemudahan perizinan berusaha kepada investor diungkapkan Kepala BP Batam Amsakar Achmad, belum lama ini.

Amsakar Achmad menyatakan, Batam kini menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di wilayah barat Indonesia, ditopang dua regulasi penting dari Presiden Prabowo, yakni PP Nomor 25 dan Nomor 28 Tahun 2025 yang mempermudah proses perizinan dan investasi.

“Semua perizinan kini cukup diselesaikan di Batam, tanpa perlu ke kementerian pusat. Ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat mendukung Batam,” tegas Amsakar saat menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, bersama Business Champion Australia untuk Indonesia, Profesor Jennifer Westacott, serta delegasi Kedutaan Besar Australia, beberapa waktu lalu.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Amsakar berharap kunjungan ini dapat memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Australia, khususnya dalam bidang ekonomi dan investasi.

“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Dubes dan rombongan. Semoga ini menjadi jembatan untuk membuka peluang investasi yang lebih luas di Batam,” kata Amsakar.

IMG 20250719 WA0121

Untuk mendukung investor, Batam telah menerapkan sistem pelayanan terintegrasi melalui platform IBOSS di Mal Pelayanan Publik, serta memberikan insentif fiskal berupa pembebasan PPN dan bea masuk.

“Kami ingin investor merasa nyaman dan percaya diri menanamkan modalnya di Batam,” ujarnya.

Amsakar juga menyinggung Australia yang kini menduduki peringkat ke-11 negara asal investasi terbesar di Indonesia. Pada 2024, realisasi investasinya mencapai Rp11,09 triliun atau naik 37 persen dari tahun sebelumnya. Ia berharap tren ini terus meningkat, khususnya di Batam.

“Batam punya potensi besar. Kami berharap makin banyak investor Australia yang melihat peluang ini,” tambahnya.Sementara itu, Dubes Roderick Brazier mengapresiasi sambutan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan menilai Batam memiliki iklim investasi yang ramah dan progresif.

“Batam menjadi contoh baik dalam penyederhanaan perizinan. Kami ingin melihat lebih dekat potensi yang dimiliki kota ini,” ucap Brazier.

Ia menambahkan, hubungan dagang dan investasi Australia–Indonesia terus menunjukkan tren positif. Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak perusahaan Australia menanamkan modal di Batam.

Usai pertemuan, Dubes Brazier dan Prof. Westacott dijadwalkan meninjau sejumlah perusahaan Australia yang telah beroperasi di Batam. Pertemuan ditutup dengan diskusi terbuka serta komitmen untuk memperluas kerja sama di masa mendatang.

Dashboard Investasi dan Duta Investasi

Selain platform IBOSS di Mal Pelayanan Publik, sebagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada investor, BP Batam juga menghadirkan Dashboard Investasi dan Duta Investasi.

Dashboard Investasi dan Duta Investasi 2025 yang dilaunching pada Jumat, 18 Juli 2025 tersebut juga merupakan upaya BP Batam untuk dapat berkomunikasi langsung dengan investor, sekaligus strategi BP Batam untuk menarik investasi masuk ke Batam.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra membuka secara langsung peluncuran dashboard investinbatam.bpbatam.go.id sekaligus memperkenalkan duta investasi 2025.

IMG 20250719 WA0129

“Batam adalah kota yang sangat prospek untuk investasi di Indonesia. Makanya dashboard investasi dan duta investasi ini kita launching. Kami tidak ingin hebat hanya pada angka-angka, tapi problem di bawah tidak digarap dengan baik. Adanya dashboard ini, kami ingin ada komunikasi antara pelaku usaha dengan BP Batam,” ungkap Amsakar.

Amsakar juga ingin para pelaku usaha atau investor bisa mencurahkan permasalahannya di dashboard yang sudah tersedia dengan membuka link di investinbatam.bpbatam.go.id.

“Nanti silahkan mengadukan keluh kesah di dashboard investasi dan ini akan kita jadikan umpan balik untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Para pelaku usaha, masyarakat umum atau pengguna data dapat melihat data real time yang tersaji dalam pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Batam,” terang Amsakar.

Acara launching dashboard investasi dan duta investasi ini turut dihadiri tamu undangan, para pelaku usaha, asosiasi pengusaha, dan pengelola kawasan industri.

Bangun Ruang Dialog dengan Pengusaha dan Investor

Sebagai bagian dari upaya BP Batam menjaga iklim investasi di Batam agar tetap nyaman dan kondusif, BP Batam juga membuka ruang dialog dengan kalangan pelaku usaha maupun investor.

Seperti yang dilakukan BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis, belum lama ini. Fary Francis menerima kunjungan Apindo Provinsi Kepri dan berdialog langsung dengan pelaku usaha, di di Gedung Marketing Centre.

Pertemuan ini menjadi ruang dialog antara BP Batam dan pelaku usaha untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

IMG 20250719 WA0120

Dalam kesempatan tersebut, Fary Francis menegaskan komitmen BP Batam untuk menjaga stabilitas dan kepastian hukum bagi para investor. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan dunia usaha yang terus berkembang setiap tahun.

“Sebagai wujud nyata komitmen pelayanan, BP Batam menghadirkan Dashboard Investasi. Program ini memungkinkan penanganan cepat terhadap aduan atau keluhan investor,” jelas Fary.

Selain itu, lanjut Fary, BP Batam juga rutin melakukan survei kepuasan layanan guna memastikan kualitas pelayanan publik tetap terjaga dan inklusif.

Ini terbukti dengan tren investasi yang kian memuaskan hingga Triwulan III 2025. Berkat stimulus kebijakan yang ada, nilai investasi di Batam mencapai Rp 54,7 triliun atau naik 25,58 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Saat ini, PMDN menjadi penggerak utama ekonomi Batam. Tren Penanaman Modal Asing (PMA) juga terus menunjukkan peningkatan. Kami berharap, langkah-langkah strategis BP Batam ke depan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan investasi maupun ekonomi daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Apindo Provinsi Kepri, Stanly Rocky, mengapresiasi kinerja BP Batam selama ini. Menurut Stanly, rencana strategis BP Batam memberikan kontribusi besar terhadap iklim investasi di Batam.

“Melalui dialog seperti ini, kami berkeyakinan bahwa BP Batam akan semakin siap untuk menjadikan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di Indonesia,” ujarnya. (*)

Advertisement

Trending