Connect with us

Batam

Sempat Dinyatakan Hilang, Pemuda Lompat dari Jembatan 3 Barelang Ditemukan Meninggal Dunia

Published

on

IMG 20260221 WA0076
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Setia Budi (24).

Batam, Kabarbatam.com – Sempat dinyatakan hilang pasca lompat dari Jembatan 3 Barelang, Setia Budi (24) seorang pemuda warga Batam akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Diketahui, jasad Setia Budi (24) ditemukan mengambang di laut pada hari Sabtu, (21/2/2026) sekitar pukul 11:00 Wib berjarak kurang lebih 0.5 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian.

“Jasad Setia Budi (24) akhirnya ditemukan. Tim SAR Gabungan selanjutnya mengevakuasi korban menuju ke RS Bhayangkara Polda Kepri,” ungkap Kepala Basarnas Tanjungpinang Fazzli, Sabtu (21/2/2026).

IMG 20260221 WA0087

Sebelumnya, Setia Budi (24) dilaporkan hilang tenggelam setelah nekat terjun dari atas ketinggian Jembatan 3 Barelang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Diketahui, insiden itu terjadi Rabu (18/2/2026) pukul 20.14 Wib. Bahwa, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang menerima informasi dari Bakamla Batam mengenai seorang laki-laki atas nama Setia Budi (24) yang terjun dari Jembatan 3 Barelang, Kota Batam.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 20.26 Wib, enam personel Pos SAR Batam bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan bersama keluarga korban melaksanakan precomm-excomm dan dari hasil kegiatan tersebut diketahui bahwa korban sempat berselisih paham dengan sang pacar sebelum akhirnya terjun dari jembatan,” ungkap Kepala Basarnas Tanjungpinang Fazzli, Kamis (19/2/2024).

IMG 20260221 WA0085

Pencarian hari pertama dilaksanakan hingga pukul 00.00 WIB dan kemudian dihentikan sementara untuk dilakukan pemantauan, evaluasi operasi SAR hari pertama serta perencanaan operasi SAR hari kedua.

Memasuki Kamis, (19/2/2026) atau hari kedua operasi SAR, tim SAR gabungan kembali melaksanakan pencarian terhadap korban.

Dalam pelaksanaannya, tim yang terlibat terdiri dari Pos SAR Batam, Bakamla Batam, Ditpolairud Polda Kepri, Polresta Barelang, serta masyarakat setempat.

Tak hanya itu, dalam operasi pencarian, unsur SAR mengerahkan 1 set Rubber Boat Pos SAR Batam, RIB Bakamla, RIB 03 Ditpolairud Polda Kepri, KP Polair Polresta Barelang, serta long boat milik nelayan.

IMG 20260221 WA0070

“Berdasarkan prakiraan cuaca di wilayah Batam dan sekitarnya pada hari ini, kondisi cuaca berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dengan suhu berkisar 27–30°C, sehingga menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi di perairan sekitar jembatan,” terangnya.

Dengan telah ditemukannya korban, tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Bakamla Batam, Polairud Polda Kepri, dan Polsek Bulang melaksanakan debriefing.

“Pada pukul 12:00 Wib, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh tim SAR gabungan kembali ke satuan masing-masing,” pungkasnya. (Atok)

Advertisement

Trending