Connect with us

Batam

Sepekan Lebih Kandas, Kapal MT Tina I Berhasil Dievakuasi oleh Tim JASALINDO

akhlilfikri

Published

on

F35148992
Kapal MT Tina I bermuatan ratusan kontainer yang kandas di Perairan Batu Berhenti, Belakangpadang, Batam, akhirnya dapat dievakuasi oleh PT. Jaya Salvage Indonesia (JASALINDO), pada Senin (30/11/2020).

Batam, Kabarbatam.com – Kapal MT Tina I bermuatan ratusan kontainer yang kandas di Perairan Batu Berhenti, Belakangpadang, Batam, akhirnya dapat dievakuasi oleh PT. Jaya Salvage Indonesia (JASALINDO), pada Senin (30/11/2020).
Kapal jenis kargo berbendera Cyprus yang mengangkut ratusan kontainer dari Singapura tujuan Jakarta itu, kandas di Perairan Batu Berhenti, sejak tanggal 23 November 2020 yang lalu.
Salvage Master PT. JASALINDO, Armand Van Kempen mengatakan, bahwa proses evakuasi kapal tersebut setelah mendapatkan izin dari Departemen Perhubungan Laut. Saat ini, proses evakuasi sendiri telah selesai dan kapal telah lego jangkar di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam.
“Ya, kapal sudah berhasil kami tarik dari lokasi kandasnya pada 30 November 2020, sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ini, proses evakuasi sendiri telah selesai dan kapal telah lego jangkar di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam,” ujarnya, pada Kamis (3/12/2020).
Dijelaskan Armand, selain proses evakuasi, saat ini, JASALINDO yang dipercaya sebagai pemilik Kapal MT Tina I juga telah melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab dari kandasnya Kapal MT Tina I dan untuk mengetahui apakah ada kerusakan dari kapal tersebut.

“Proses investigasi tengah kita lakukan, seperti mengecek apakah ada kerusakan kapal dan apakah ada pertumpahan minyak. Hasilnya, kami tidak menemukan adanya kerusakan di kapal dan tidak ada pertumpahan minyak disekitar lokasi kandasnya kapal itu,” ungkap Armand.
Dalam proses evakuasi dan investigasi, pihaknya tidak menemukan kendala dan, saat ini kapal tersebut telah diserahkan kepada pemiliknya.
“Setelah kapal itu berhasil kami tarik, saat ini sedang lego jangkar di Pelabuhan Batuampar, pekerjaan kami selesai. Kapal pun telah kami serahkan kembali kepada pemiliknya,” terang Armand.
Sekedar diketahui, PT Jaya Salvage Indonesia (JASALINDO) adalah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang penyelamatan dan penyelaman (salvage), pengangkutan bangkai kapal dan penyedia beragam jasa bawah laut lainnya.
“Perusahaan kami berbasis di Surabaya dan Jakarta, Indonesia. JASALINDO didukung oleh luasnya jaringan penyelam bersertifikat ADCI dan IMCA, yang terdiri lebih dari seratus penyelam berpengalaman, baik lokal maupun ekspatriat. Selain itu, kami juga memiliki inspektur NDT yang bersertifikat ASNT dan CSWIP,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Armand Van Kempen menyampaikan, JASALINDO memiliki dan mengoperasikan armada kelautan milik perusahaan yang terdiri dari Kapal Pendukung Penyelaman Jasalindo, Work Barge Continental dan Tugboat Universal yang memungkinkan JASALINDO untuk memobilisasi peralatan dan personel secara mandiri dan cepat.
“Sejak didirikan di tahun 2001, JASALINDO dikenal sebagai perusahaan yang memiliki reputasi yang sangat baik karena komitmen totalnya dalam menyediakan solusi untuk masalah-masalah underwater bagi Sektor Energi lepas pantai dan Industri Maritim secara luas,” terangnya.
Tak hanya itu, JASALINDO telah melayani sejumlah pemilik kapal, underwriter dan dinas pemerintahan, serta beberapa perusahaan internasional yang bergerak di bidang maritim guna menyediakan layanan bawah laut di seluruh Kepulauan Indonesia.
Untuk memberikan solusi total bagi pelanggan, JASALINDO didukung oleh tim fabrikasi dan teknisi yang berpengalaman dan terampil.
“JASALINDO memiliki dan mengoperasikan workshop yang inovatif dan berteknologi canggih, yang memungkinkan perusahaan untuk melakukan fabrikasi dan instalasi underwater yang dibuat khusus sesuai kebutuhan dan bersertifikasi serta peralatan pendukung untuk penyelamatan dan penyelaman,” pungkasnya. (Atok)

Advertisement

Trending