Connect with us

Batam

Sudah Sembuh, Karyawan Bank BUMN di Batam Kembali Terkonfirmasi Positif Covid-19

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F5725952

Batam, Kabarbatam.com – Seorang laki-laki berinisial DH (46) yang sebelumnya dinyatakan sembuh Covid-19, kini kembali terkonfirmasi positif.
Hal ini dijelaskan oleh Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, H. Muhammad Rudi melalui press realese pada hari Senin (6/7/2020).
Rudi mengatakan, DH (46) merupakan salah satu karyawan Bank BUMN di Pekanbaru Riau, beralamat di kawasan perumahan Tiban Koperasi, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang Kota Batam, merupakan kasus terinfeksi Covid-19 nomor 241 Kota Batam.
Sebelumnya,” DH (46) sudah dinyatakan sembuh pada tanggal 20 Juni 2020 yang lalu dan harus menjalankan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari yang akan berakhir pada tanggal 04 Juli 2020,” ungkapnya.
Namun, pada tanggal 30 Juni 2020
sebelum berakhirnya masa isolasi, ia keluar rumah dan pergi ke RS Budi Kemuliaan Batam untuk melakukan pemeriksaan swab tenggorokan (PCR) ulang secara mandiri untuk keperluan persyaratan penerbangan ke Pekanbaru guna kembali bekerja.
“Hasil pemeriksaan PCR yang dilakukan oleh Laboratorium Klinik Prodia Batam yang diterima pada hari ini menyimpulkan bahwa DH (46) kembali terkonfirmasi Positif Covid-19,” jelasnya.
Berdasarkan anamnesa yang dilakukan yang bersangkutan mengatakan selama dalam masa isolasi mandiri di rumahnya dan tidak pernah melakukan aktifitas di luar rumah kecuali pada saat aktifitas olahraga ataupun berjemur dan itupun dilakukan hanya disekitar halaman rumahnya saja.
H. Muhammad Rudi menyampaikan, sejauh ini kondisi DH (46) dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti serta saat ini sedang dalam persiapan perawatan isolasi/karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.
Sementara itu,” Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh cluster terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada maupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import,” terangnya
Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan himbauan pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19,” pungkasnya. (Tok)

Advertisement

Trending