Connect with us

Lingga

Tahanan Polsek Singkep Barat Kabur Usai Potong Jeruji, Ditangkap Lagi Saat Jemput Istri

Published

on

Prmn news 2025 07 10t175414.143

Lingga, Kabarbatam.com – Aksi nekat dilakukan Rusliansyah, seorang tahanan Polsek Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Ia berhasil kabur dari sel tahanan dengan cara memotong empat batang jeruji besi menggunakan gergaji yang diduga diselundupkan oleh istrinya saat jam besuk. Namun pelariannya hanya bertahan kurang dari 24 jam sebelum akhirnya diringkus kembali oleh aparat.

Insiden pelarian ini terjadi pada Selasa malam, 8 Juli 2025. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, Rusliansyah memulai aksinya sekitar pukul 20.00 WIB. Ia memotong jeruji secara bertahap sambil menyamarkan suara gergaji dengan cara membuka kran air dalam sel.

“Aksinya berlangsung hingga pukul 01.00 WIB dini hari. Setelah berhasil membuat lubang yang cukup besar untuk tubuhnya, dia keluar dan kabur dari Mapolsek sekitar pukul 02.00 WIB,” jelas Kapolsek Singkep Barat IPTU Henry Gunawan, Rabu (9/7).

Setelah keluar dari sel, Rusliansyah menyusuri jalan menuju Embung Bukit Tumang. Dalam pelariannya, ia sempat menumpang seorang warga bernama Hakim untuk sampai ke Kecamatan Singkep. Di sana, ia bertemu kembali dengan istrinya di Kampung Baru, lalu melanjutkan pelarian dengan meminjam sepeda motor milik temannya, Tio, warga Air Salak.

Dari Air Salak, Rusliansyah menuju kawasan hutan dekat objek wisata Air Panas, Desa Berindat, dan bersembunyi di sana. Aparat yang telah melakukan pengejaran sejak pukul 03.00 WIB terus menyisir sejumlah lokasi berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun.

Petunjuk penting muncul saat teman istrinya, Selmaya Sastri, mengirimkan pesan WhatsApp kepada polisi sekitar pukul 18.30 WIB. Dalam pesan itu, ia menyebut Rusliansyah akan menjemput istrinya di Kedai Atian, Kampung Baru.

Prmn news 2025 07 10t175351.415

Rusliansyah saat diamankan kembali oleh petugas setelah kabur dan sempat bersembunyi di hutan

Tak ingin kehilangan kesempatan, petugas langsung bersiaga di lokasi. Hanya berselang 10 menit, Rusliansyah datang menjemput istrinya. Tim gabungan dari Polsek Singkep Barat dan Polres Lingga langsung menyergap.

Kapolsek Singkep Barat, IPTU Henry Gunawan, membenarkan penangkapan tersebut. “Kami sudah menyebar personel di sejumlah titik berdasarkan informasi yang kami terima. Penangkapan dilakukan saat yang bersangkutan hendak menjemput istrinya,” katanya.

Menurut Henry, keberhasilan penangkapan itu merupakan hasil koordinasi cepat antara anggota Polsek dan Polres Lingga. Ia juga menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan tahanan, khususnya saat waktu kunjungan keluarga.

“Dugaan penyelundupan gergaji oleh pihak luar, termasuk istrinya, masih kami dalami,” ujarnya.

Dalam penangkapan itu, salah satu anggota Polsek Singkep Barat, Briptu Petrus, mengalami luka lecet di lutut kiri. Sedangkan Rusliansyah mengalami luka lecet ringan di kepala, bibir, dan kaki kiri. Tim medis memastikan kondisi Rusliansyah stabil dan tidak membahayakan.

Rusliansyah sebelumnya ditahan karena tertangkap basah saat diduga hendak mencuri di salah satu rumah warga di kawasan Air Merah, Kecamatan Singkep Barat, pada 20 Juni 2025.

Polisi kini tengah melanjutkan penyelidikan terkait keterlibatan pihak luar dalam upaya kabur tersebut. Termasuk memastikan apakah benar sang istri terlibat dalam penyelundupan gergaji ke dalam tahanan.

Advertisement

Trending