Connect with us

Batam

Tertibkan KKOP, Lanud Hang Nadim dan Ditpam Terkejut Ada Oknum Sewakan Lahan sekitar Bandara

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

F46576136
Pangkalan TNI AU (Lanud) Hang Nadim bersama Ditpam BP Batam melaksanakan patroli untuk menertibkan KKOP Hang Nadim, Batam. (Foto: Lanud Hang Nadim)

Batam, Kabarbatam.com– Pangkalan TNI AU (Lanud) Hang Nadim bersama-sama dengan Ditpam BP Batam, melaksanakan patroli guna menertibkan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), termasuk lokasi yang bersinggungan dengan pemukimanan masyarakat yang berada di sekitar landasan pacu Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (15/9/2020).
Operasi penertiban kali ini sebagai tindak lanjut dari penertiban yang sudah dilaksanakan sekitar sepekan lalu. Informasi dari salah satu personel Ditpam BP Batam bahwa himbauan berupa surat resmi sudah pernah dilayangkan ke masyarakat sekitar landasan, terutama bagi pengelola lahan tersebut bahwa pengelolaan lahan di sekitar landasan tanpa izin merupakan tindakan melanggar hukum.
Hasil dari penertiban kali ini sangat mengejutkan bagi petugas, baik dari Lanud Hang Nadim maupun Ditpam BP Batam. Hal ini dikarenakan, penggunaan atau pengelolaan lahan di sekitar landasan pacu Bandara Hang Nadim ternyata terdapat semacam pungli atau sewa yang dilakukan oleh oknum tertentu.

Informasi yang diperoleh dari pengelola lahan, sebut saja SC, dikenakan tarif sewa lahan sebesar Rp 1,5 juta dan dibayarkan kepada oknum berinisi MT. Sampai berita ini diturunkan, pihak MT belum dapat dikonfirmasi tentang sewa-menyewa lahan di sekitar landasan pacu tersebut.
Tidak puas sampai di situ, tim gabungan merangsek ke lokasi lebih dalam dan didapatkan peternakan babi di beberapa titik serta tempat pencucian pasir.
Sementara pemilik dari peternakan babi masih belum dapat dikonfirmasi. Namun melalui pekerja penjaga peternakan tersebut, pihak Lanud Hang Nadim sudah memberikan peringatan secara lisan dan persuasif agar peternakan tersebut segera di bersihkan atau dibongkar dengan suka rela.

“Kami berikan kesempatan dan kelonggaran waktu selama satu minggu kepada pengelola peternakan agar segera membongkar dan membersihkan lahan tersebut dari aktifitas tak berizin. Termasuk kegiatan sewa-menyewa lahan, harus kita benahi,” tegas Komandan Lanud Hang Nadim Letkol Pnb Urip Widodo. (*)

Advertisement

Trending