Connect with us

Nasional

Terungkap, Penyebab Kebakaran di Lapas Tangerang Dipicu Bentrok Dua Geng

Published

on

Lapas

Tangerang, Kabarbatam.com – Kebakaran yang melanda Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, Banten yang terjadi, Rabu (8/9) dini hari, masih diselidiki polisi. Berbagai dugaan bermunculan. Mulai bentrok antargeng napi hingga pencurian listrik di dalam sel.

Kabar tentang bentrok napi santer beredar di kalangan wartawan. Disebutkan bahwa sebelum terjadinya kebakaran, ada dua geng napi narkoba yang terlibat kericuhan.

Sebagian lalu membakar kardus untuk mengintimidasi kelompok lawan. Nah, di luar dugaan, api itu ternyata membesar dan membakar satu blok.

Saat kabar tersebut dikonfirmasikan kepada Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum Ham) Banten Agus Toyib, dia enggan menanggapi.

’’Ya nggak tahulah. Yang jelas, kita masih konsentrasi ke penanganan korban meninggal dan dirawat,’’ kata Agus Toyib.

Isu lain yang beredar menyebutkan bahwa api memang berasal dari korsleting listrik. Namun, korsleting itu diduga akibat napi menyambung listrik secara sembarangan.

Kalapas Klas I-A Tangerang Victor Teguh Prihartono juga mengaku mendengar kabar tersebut. ”Mungkin mereka buat instalasi, mungkin buat nyolong listrik, mungkin nyolong pemanas air, ini kehidupan napi,’’ ungkapnya. Kepolisian, kata Victor, telah membawa kabel-kabel yang berantakan di TKP. Kabel-kabel itu diduga digunakan napi untuk mencuri listrik.

Victor juga membantah kabar bahwa kebakaran disebabkan adanya dua kelompok napi narkotika yang bertikai. ”Karena saya yang ada di lapangan dan saya bertugas di sini. Saya pikir itu dugaan, tapi namanya musibah, kapan saja bisa terjadi,’’ katanya.

Victor juga tidak memungkiri adanya kemungkinan penggunaan HP oleh narapidana. Karena itu, pihaknya rutin melakukan penggeledahan. ”Peredaran HP itu merupakan pelanggaran disiplin. Kalau sampai ketahuan, ya harus dilakukan pemeriksaan dan proses hukuman disiplin,’’ katanya.

Isu HP yang beredar di kalangan napi mencuat karena salah seorang korban tewas sempat mem-posting foto di akun Instagram-nya. Postingan dilakukan beberapa jam sebelum lapas terbakar hebat.(*)

Advertisement

Trending