Connect with us

Lingga

TMMD 111 di Desa Marok Resmi Ditutup, Danrem 033/WP: TNI Siap Bantu Pemerintah Membangun Desa

Published

on

TMMD 111 di Desa Marok Resmi Ditutup

Batam, Kabarbatam.com – Danrem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub,.Int bersama Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina menghadiri upacara penutupan TMMD 111 di Desa Marok Tua, Kecamatan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga .

Kegiatan upacara penutupan TMMD 111 dilaksanakan di Gedung Nasional Kecamatan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Rabu (14/07/2021)

Hadir dalam kegiatan tersebut Wadanlantamal IV, Wakapolda Kepri, Bupati Lingga, Kapolres Lingga, Danlanal Dabo Singkep, berserta Forkopimda.

Kegiatan TMMD adalah salah satu bentuk kegiatan TNI dalam membantu Pemerintah dalam membangun desa di wilayah, dengan target yang sudah direncanakan, TNI. Pemerintah beserta masyarakat bekerja sama bahu membahu demi memajukan desa .

Berdasarkan Perintah Pangdam I/BB Nomor STR/44/3/2020 Tanggal 9 Juni 2021 tentang Untuk melaksanakan Operasional Kegiatan TMMD 111 Tahun 2021.

Kemudian, Danrem 033/WP Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub,.Int memerintahkan Dandim 0315/Bintan Kolonel Inf Artayasa berdasarkan nomor Sprint 404/2021 tanggal 11 Juni 2021 untuk melaksanakan operasional kegiatan TMMD ke-111 tahun 2021 selama 30 hari dalam rangka membantu akselerasi pembangunan di daerah melaksanakan kegiatan serbuan teritorial mewujudkan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh dan terpelihara serta tingkatkan kemanunggalan TNI rakyat .

“Tujuan TMMD, untuk membantu pemerintah daerah Kabupaten/Kota dalam percepatan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun nonfisik dan memanfaatkan kemanunggalan TNI rakyat dalam rangka menyiapkan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh,” ungkap Danrem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu.

Dijelaskan Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu terwujudnya kegiatan fisik dan nonfisik diarahkan dalam rangka kesamaan visi dan misi pembangunan daerah untuk memberdayakan masyarakat meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan sosial masyarakat sehingga memiliki ketahanan wilayah serta kemanunggalan TNI rakyat untuk siap menghadapi hakekat ancaman yang mungkin timbul.

Adapun rangkaian sasaran kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain :

Kegiatan fisik berupa :

1. Pelebaran badan jalan sepanjang 3525 meter dan lebar 9 meter selesai 100%

2. Penimbunan badan jalan sepanjang 3525 meter selesai 100%

3. Pemasangan gorong-gorong 1×1 M 1 x 10 M 1 unit selesai 100%

4 .1 x 1 M x 10 m 1 unit selesai dan yang

5. Pembuatan Parit kanan dan kiri sepanjang 150 M selesai 100%

Kegiatan non fisik berupa :

1. Pengobatan gratis

2. Penyuluhan kesehatan

3. Penyuluhan Posyandu dan posbindu penyakit tidak menular

4. Penyuluhan wawasan kebangsaan tentang agama radikalisme

5. Penyuluhan tentang hukum tentang Kamtibmas

6. Penyuluhan tentang pelestarian lingkungan hidup

7. Penyuluhan tentang sadar wisata

8. Penyuluhan tentang pertanian perkebunan dan perikanan

9. Penyuluhan tentang bahaya narkoba

10. Tentang perkoperasian dan UKM.

11. Pembagian sembako

“Adapun amanat Pangdam I/BB menyampaikan kepada Elemen masyarakat dalam setiap kegiatan yang kita kenal dengan sebutan gotong royong sasaran TMMD ke-111 yang sudah kita selesaikan antara lain pembukaan dan pembangunan jalan beton jembatan penghubung antar desa, pengerasan jalan, pembuatan gorong-gorong dan pembuatan saluran air di kanan serta kiri jalan,” ujar Danrem 033/WP Jimmy Ramoz Manalu.

Selain itu, Satgas TMMD ke-111 juga melaksanakan rehab rumah tidak layak huni milik masyarakat dan rehab fasilitas umum berupa rumah ibadah

Disamping itu, sasaran fisik tersebut pihaknya juga telah menyelesaikan sasaran non fisik berupa penyuluhan yang tentunya akan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat khususnya guna menangkal berbagai ancaman disintegrasi-disintegrasi bangsa untuk mencegah peredaran maupun penyalahgunaan narkoba, bahaya terorisme dan komunisme serta sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 dan vaksinasi bagi masyarakat serta seluruh prajurit yang bertugas pada kegiatan TMMD ke-111 ini.

“Mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat tutur kata dan tingkah laku para prajurit saya yang tidak berkenan di hati baik disengaja maupun tidak disengaja selama mereka berkumpul bersama masyarakat. Semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang sudah kita rasakan ini, tetap berlanjut dalam setiap kesempatan yang baik ini. Demikian amanat saya akhirnya dengan memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya. (Atok)

Advertisement

Trending