Connect with us
The Nove Apartment Nuvasa Bay

Batam

Wahyu Wahyudin : Harga Sembako Mulai Naik, Jangan Sampai Muncul Mafia Sembako

fikri

Published

on

Advertisement
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Slider

Batam, KABARBATAM.COM – Jelang bulan suci Ramadhan, stok sembako utama seperti beras, gula di Kota Batam mulai menipis dan harga jualnya relatif cukup tinggi. Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi IV DPRD Kepri Wahyu Wahyudin saat menyambangi pasar Top One, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Minggu (12/4/2020).

Wahyu Wahyudin mengatakan, harga kebutuhan pokok sudah mulai naik, untuk itu pihaknya meminta kepada Disperindag Kota Batam dan Kepulauan Riau agar turun langsung mensurvei kelapangan.

“Di masa-masa sulit seperti ini semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus ambil tau masalah seperti ini, harga kebutuhan gula sudah ada yang jual Rp 19 ribu perkilogram dan saya sudah kroscek gula tersebut kosong, belum jelas kapan masuknya lagi ke Bulog,” ungkap Wahyu.

Selain itu, Wahyu Wahyudin juga memantau beras yang menurutnya cukup menghawatirkan, stok di Bulog hanya 1800 ton.

“Menurut saya ini sangat berbahaya sekali, jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan hal ini,” tutur Wahyu Wahyudin.

Lanjut Wahyu menyampaikan, negara harus hadir mengawasi hal ini jangan sampai stok kebutuhan pokok masyarakat menipis dan harganya mahal, ia berharap juga aparat penegak hukum bisa bekerjasama untuk menindak oknum-oknum pemain Sembako.

“Jangan sampai muncul begal-begal Sembako dari distributor-distributor Sembako dan jangan sampai ada aksi penimbunan,” tegas anggota Komisi IV DPRD Kepri Wahyu Wahyudin.

Dikatakannya, ini perlu diwaspadai jangan sampai terjadi, ditengah pandemi COVID-19, banyak mafia sembako memanfaatkan situasi dengan alasan barang susah masuk, tapi sekali masuk barang jadi mahal, berharap ini bisa ditelusuri dengan segera.(Tok)

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending