Tanjungpinang
Wali Kota Lis Siap Sambut Kunker PATA Indonesia Chapter bersama Politeknik Bintan Cakrawala
Tanjungpinang, Kabarbatam.com – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menerima audiensi Politeknik Bintan Cakrawala Lagoi, Bintan, di ruang rapat Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Jumat (03/10/2025).
Dalam pertemuan ini, Wali Kota didampingi Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Elfiani Sandri, Kepala Bappelitbang, Riono, serta Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata, Disbudpar, Salman.
Hadir langsung Direktur Politeknik Bintan Cakrawala, Emilia Ayu Dewi Karuniawati, bersama Dosen Perjalanan Wisata, Asti. Dalam kesempatan tersebut, Emilia menyampaikan rencana kunjungan kerja Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter ke Politeknik Bintan Cakrawala yang disejalankan dengan eksplorasi Pulau Bintan pada 10 Oktober 2025 mendatang.
Dewi menuturkan bahwa kunjungan kerja PATA Indonesia Chapter yang dipimpin oleh Direktur, Agus Canny, akan menjadikan Bintan sebagai destinasi eksplorasi. Salah satu titik kunjungan yang diagendakan adalah Pulau Penyengat, yang dijadwalkan akan menjadi destinasi utama pada hari pertama tiba di Kota Tanjungpinang.
“Kami mohon dukungan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang khususnya Bapak Wali Kota, agar penyelenggaraan kunjungan kerja PATA Indonesia Chapter ini dapat berjalan lancar. Kami menyadari bahwa keberhasilan acara ini tidak hanya berdampak bagi Politeknik Bintan Cakrawala, tetapi juga bagi pariwisata Kepulauan Riau, khususnya Tanjungpinang. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemko Tanjungpinang atas support yang telah diberikan, sehingga kami semakin optimis acara ini dapat terselenggara dengan baik,” ungkap Dewi.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana kunjungan kerja PATA Indonesia Chapter. Lis menegaskan bahwa kehadiran PATA akan menjadi momentum penting dalam mengangkat potensi wisata sejarah dan budaya yang dimiliki Kota Tanjungpinang, terutama Pulau Penyengat.
“Pemko Tanjungpinang menyambut baik dan tentu akan mendukung penuh kunjungan kerja dari PATA Indonesia Chapter, khususnya ke Pulau Penyengat Inderasakti. Kenapa disebut Inderasakti ?Karena Pulau Penyengat ini merupakan pusat penting kebudayaan Melayu dan Kesultanan Riau-Lingga, dengan peninggalan bersejarah seperti Masjid Raya Sultan Riau, makam para raja, dan Balai Maklumat Indera Sakti,” jelas Lis.
Lis juga langsung menginstruksikan pejabat terkait untuk mempersiapkan rangkaian acara penyambutan kunjungan kerja ini, agar berjalan dengan khidmat dan memberikan kesan positif bagi para tamu.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PATA Indonesia Chapter, karena sudah membantu mengangkat heritage Pulau Penyengat agar semakin dikenal dunia internasional,” tambahnya.
Selain itu, Lis Darmansyah juga membuka ruang koordinasi lebih lanjut bersama Direktur Politeknik Bintan Cakrawala mengenai rencana kegiatan festival budaya Melayu yang hampir punah, seperti boria dan wayang cetak, yang rencananya juga akan digelar di Pulau Penyengat sebagai upaya pelestarian budaya.
“Melalui kolaborasi ini, saya berharap Pulau Penyengat tidak hanya dikenal sebagai ikon sejarah, tetapi juga sebagai panggung budaya Melayu yang hidup dan berkelanjutan,” tutup Lis. (Dinas Kominfo)
-
Natuna2 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Parlemen3 hari agoKomisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru
-
Batam3 hari agoDPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM
-
Batam3 hari agoNegosiasi Senyap Owner PT ADB Tak Goyahkan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Bangkai Kapal Tongkang di Lingga
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Natuna3 hari agoBelajar dari YouTube, BUMDes Sebelat Mulai Ternak Ayam Pedaging
-
Tanjungpinang2 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi



