Batam
Wiraraja GESEIP Kolaborasi dengan Polibatam, Dorong SDM dan Riset untuk Ekosistem Industri Hijau
Batam, Kabarbatam.com – Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park (GESEIP) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Politeknik Negeri Batam, Jumat (2/6/2026), di Kampus Politeknik Negeri Batam.
Penandantangan dilakukan oleh Direktur PT Galang Bumi Industri yang mengelola Wiraraja GESEIP, Tjaw Hieong dan Direktur Politeknik Negeri Batam, Bambang Hendrawan, dengan disaksikan oleh Konsul Amerika untuk Sumatera, Lisa Podolsny, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemko Batam, Rudi Pandjaitan, Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepulauan Riau, Peter Vincent, dan Kepala Balai Deteksi Sinyal Batam, Supapri Situmorang
Secara garis besar, kerja sama antara Wiraraja GESEIP dan Politeknik Negeri Batam ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan talenta, riset terapan, dan inovasi teknologi yang menopang ekosistem industri hijau di Batam. Kesepakatan ini menandai langkah strategis penguatan link & match pendidikan vokasi dengan kebutuhan nyata industri kawasan.
Kolaborasi ini diarahkan untuk menyiapkan sumber daya manusia terampil sekaligus mendorong riset terapan yang relevan dengan sektor prioritas Wiraraja GESEIP, yakni hilirisasi pasir silika, semikonduktor, serta energi baru terbarukan (EBT).

Melalui program magang, rekrutmen lulusan, beasiswa, hingga upskilling–reskilling, Politeknik Batam akan menjadi pemasok utama talenta siap pakai bagi tenant kawasan. Di sisi pembelajaran, kedua pihak mendorong kurikulum berbasis industri, project-based learning, praktisi industri sebagai pengajar tamu, serta skema teaching factory agar lulusan semakin adaptif terhadap kebutuhan operasional manufaktur modern.
Tak hanya pada aspek SDM, kerja sama juga mencakup pengembangan riset terapan, prototipe, simulasi, dan pilot project teknologi untuk mempercepat adopsi inovasi di kawasan industri.
Skema resource sharing—mulai dari fasilitas, laboratorium, hingga keahlian—dibuka untuk memperkuat ekosistem inovasi bersama. Ke depan, kemitraan ini diharapkan mempercepat positioning Wiraraja GESEIP sebagai smart-eco industrial park yang kompetitif di tingkat regional, sekaligus menurunkan risiko kekurangan tenaga terampil saat fase konstruksi hingga operasional kawasan.
Acara penandatanganan MoU ini juga dilakukan bersamaan dengan acara “Tech Talk Event” yang digelar Konsulat Amerika untuk Sumatera bekerja sama dengan HKI, Politeknik Negeri Batam, Kabil Integrated Industrial Estate, Nongsa Digital Park, Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Wiraraja GESEIP.
Acara Tech Talk dirancang untuk memberikan pengetahuan kepada peserta acara mengenai penguatan keamanan siber dan transformasi digital di Batam.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari sinergi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta mitra internasional, khususnya Konsulat Amerika Serikat di Sumatera, dalam rangka mendorong penguatan ekosistem digital di kawasan industri Batam. (*)
-
Batam3 hari agoGasak Uang Tunai Rp375 Juta Milik Pengusaha Batam, Dua Pelaku Ditangkap Polisi di Jambi dan Tembilahan
-
Batam13 jam agoKorban Terakhir Kapal Terbalik di PT ASL Tanjung Uncang Ditemukan Selamat, Yusuf Terjebak di Ruang Mesin
-
Batam3 hari agoBuka Puasa Bersama, Pengurus, Anggota dan Keluarga Besar SMSI se-Kepri Pererat Silaturahmi Sambut HUT ke-9 SMSI
-
Natuna2 hari agoPemkab Natuna Tambah Tiga Gudang Bulog di Pulau Terluar, Perkuat Ketahanan Pangan Perbatasan
-
Batam1 hari agoKKSS Kepri Gelar Buka Puasa Bersama di Batam, Wagub Nyanyang Ajak Jaga Kondusivitas Daerah
-
Natuna3 hari agoDi Tengah Safari Ramadan Sedanau, Bupati Natuna Perintahkan Evakuasi Warga Patah Kaki yang Setahun Tak Berobat
-
Headline11 jam agoSatu Tahun Buron, Napi Kasus Narkotika Polres Lahat Ditangkap Polisi di Kawasan Bengkong Kota Batam
-
Bintan2 hari agoHarmonisasi RTRW Bersama Pansus DPRD Kepri, Bupati Roby Paparkan Sejumlah Isu Strategis di Bintan



