Batam
10 Warga Tiongkok Pelaku Kejahatan Cyber Crime Dideportasi Imigrasi Batam
Batam, Kabarbatam.com – Sebanyak 10 Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok dan Vietnam, pelaku kejahatan Cyber Crime dipulangkan kenegara asal atau dideportasi Imigrasi Kelas I khusus TPI Batam melalui Jakarta, pada Jumat (14/1/2022) kemarin.
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdilla mengatakan, para pelaku kejahatan langsung dideportasi, karena sudah melanggar pasal 75 undang-undang Keimigrasian, terkait keamanan dan ketertiban.
“Sanksi pidana tidak ada, cukup deportasi dan mereka sudah dicekal masuk ke Indonesia,” kata Tessa, saat menghadiri Apel gabungan keimigrasian di Dermaga 99 Batuampar, Rabu (19/1/2022).
Diberitakan sebelumnya, Polda Kepri menangkap 10 WNA atas kejahatan Cyber Crime. Para pelaku melakukan kejahatan dengan VC Sex dan mengancam serta memeras korban dengan menggunakan sistem elektronik aplikasi wechat.
Korban kejahatan Cyber Crime dari luar Indonesia, dan para pelaku juga baru kali ini melakukan kejahatan dan masuk ke Indonesia.(*)
-
Natuna3 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam3 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Headline22 jam agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar
-
Headline3 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Tanjungpinang3 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Tanjungpinang3 hari agoBukit Cermin Kota Tanjungpinang Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional
-
Headline3 hari agoLantik 41 Kepala Sekolah se-Kepri, Gubernur Ansar: Harus Bersiap Menghadapi Fase 5.0
-
Ekonomi3 hari agoHIPKI Apresiasi Respons Gubernur Ansar Ahmad, Industri Pasir Kuarsa Kepri Kembali Bergairah



