Connect with us

Batam

171 PMI dari Malaysia Tiba di Batam, Danrem Minta Satgassus Perketat Pengawasan

Published

on

Foto Danrem 033/WP, Headline, pmi asal malaysia, pmi di batam, pmi terpapar covid-19, Pmi tiba di batam, RSKI Galang, Satgas Covid-19
Sebanyak 171 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dan Singapura tiba di Indonesia melalui Pelabuhan Internasional Batam Center, Minggu (11/10/2021).

Batam, Kabarbatam.com – Update, sebanyak 171 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dan Singapura tiba di Indonesia melalui Pelabuhan Internasional Batam Center, Minggu (11/10/2021).

Data tersebut update dari Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Pemulangan PMI Covid-19 Daerah Perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri, Senin (11/10/2021).

Sebanyak 171 PMI yang terdiri dari 167 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 4 Warga Negara Asing (WNA) langsung melaksanakan Swab Antigen di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Foto Danrem 033/WP, Headline, pmi asal malaysia, pmi di batam, pmi terpapar covid-19, Pmi tiba di batam, RSKI Galang, Satgas Covid-19

“Hasil Swab Antigen, terdapat 2 orang dengan hasil positif dan sekira pukul 19.00 Wib, langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang Batam guna mendapatkan perawatan medis,” ujar Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, Senin (11/10/2021).

Kini, kata Danrem, sebanyak 1.385 orang pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dan Singapura masih menjalani karantina baik yang melaksanakan karantina mandiri di 8 hotel maupun karantina di Rusun yang telah ditetapkan.

“Dari 1.358 PMI, mereka rata-rata WNI dan 27 orang lainnya Warga Negara Asing (WNA),” jelasnya.

Oleh karena itu, selaku Komandan Satuan tugas Khusus (Dansatgassus) Penanggulangan pemulangan PMI, Danrem meminta kepada petugas pengamanan baik yang berada di hotel dan rusun agar lebih memperketat lagi pengawasan kepada para PMI.

Foto Danrem 033/WP, Headline, pmi asal malaysia, pmi di batam, pmi terpapar covid-19, Pmi tiba di batam, RSKI Galang, Satgas Covid-19

“Hindari kerumunan di rusun dan hotel, perketat pengawasan kepada para PMI yang sedang karantina. Jangan biarkan mereka berkumpul ataupun kemana-kemana, karena ini demi kesehatan kita bersama,” tegasnya. (Atok)

Advertisement

Trending