Headline
Marzuki: UMKM Natuna Terkendala Pemasaran, Wujudkan Masyarakat Mandiri
Natuna, Kabarbatam.com – Anggota DPRD Kabupaten Natuna Marzuki menilai, visi Kabupaten Natuna menciptakan masyarakat yang mandiri belum terpenuhi, ekonomi masyarakat masih lemah terutama pelaku UMKM.
“Secara geografis Kabupaten Natuna memang menjadi kendala geliatnya ekonomi pelaku UMKM. Sampai saat ini, persoalan home industri adalah pemasaran, mendapatkan pasar diluar daerah yang harus menggunakan kapal laut,” ujarnya, Sabtu (27/4).
Menurutnya, untuk menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi tersebut perlu peran lebih dari pemerintah daerah. Melalui program yang berkelanjutan, mulai produksi hingga pemasaran.
Program berkelanjutan membantu UMKM ini sambungnya, dapat dilaksanakan dinas teknis seperti Disperindag maupun BUMD. Disisi lain apakah anggaran cukup, bagaiman melatih home industri, kemasan sederhana apa sudah dilakukan hari ini ditingkat produktivitas masyarakat. Misalnya UMKM ikan salai, programnya menyentuh atau belum.
“Tapi saya menilai saat ini, dukungan pemerintah kepada UMKM masih cukup minim. Walaupun sarana dan prasarana IKM sudah tersedia. Persoalannya adalah pemasaran untuk pasar diluar Kabupaten. Kondisi ini sering disampaikan saat masa reses di masyarakat,” ujarnya. (*)
-
Natuna2 hari agoWFH Segera Diterapkan untuk ASN Pemkab Natuna
-
Batam3 hari agoNenny Dwiyana Nyanyang Pimpin Wanita Islam Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
-
Uncategorized @id15 jam agoAde Angga Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum DPD Partai Golkar Kepri
-
Headline3 hari agoDewi Ansar Dikukuhkan sebagai Ketua YKI Kepri 2026–2031
-
Batam2 hari agoAtasi Sampah dari Hulu ke Hilir, Wali Kota Amsakar Fokuskan Kajian Berbasis Data
-
Headline3 hari agoGubernur Ansar Lantik Dewan Kebudayaan Kepri 2026–2031, Perkuat Pelestarian Budaya Melayu
-
Batam1 hari agoWali Kota Amsakar Tegaskan Perda LAM Harus Berpihak pada Pelestarian Adat Melayu
-
Ekonomi20 jam agoIbadah Haji Tenang dengan Paket RoaMAX Haji Telkomsel, Kuota hingga 42GB, Termasuk 2GB di Indonesia +1GB di 13 Negara Transit



