Batam
Ditolak Keras Warga, Pembangunan Perumahan Griya Sagulung Residence Terancam Batal
Batam, Kabarbatam.com – Wacana pembangunan komplek perumahan milik developer Griya Sagulung Residence di kawasan Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau terancam gagal.
Bukan tanpa sebab, hal ini ditenggarai adanya penolakan keras dari warga RT 06/RW 01 Perumnas Griya Sagulung Permai, karena mereka menganggap aktivitas pembangunan komplek Perumahan Griya Sagulung Residence berdampak buruk bagi lingkungan.
“Berdasarkan hasil rapat warga yang telah digelar pada hari Senin (6/5/2024) malam kemarin, kami sepakat menolak keras pembangunan komplek Perumahan Griya Sagulung Residence,” ungkap Ketua RT 06/RW 01 Perumnas Griya Sagulung Permai, Samsu Barkah kepada wartawan Kabarbatam.com, Senin (13/5/2024).
Menurut Samsu Barkah, aktivitas proyek pematangan lahan developer Griya Sagulung Residence ditolak warga karena pihak pengembang menggarap lahan tepat di lokasi resapan air yang sangat berpotensi banjir di perumahan warga jika itu terus dilakukan.
“Selain banjir yang menggenangi rumah warga, pembangunan batu miring drainase yang dilakukan oleh pihak developer Perumahan Griya Sagulung Residence terkesan asal jadi. Pada akhirnya, roboh dan menimbulkan masalah baru lagi di lingkungan kita,” ujarnya.
Lanjut Samsu menambahkan, untuk sementara waktu pihak developer perumahan Griya Sagulung Residence diminta warga agar dapat menghentikan proyek sebelum ada hasil serta keputusan dari BP Batam.
“Proses masih di teliti oleh BP Batam mengenai legalitas perizinan mereka. Karena menurut informasi yang saya terima, ada beberapa dokumen tidak lengkap dan masanya sudah habis,” tutur Samsu Barkah.
Belum selesai masalah banjir, warga Perumnas Griya Sagulung Permai juga di buat resah dengan aksi pemagaran terdahap lahan yang sudah bertahun tahun digunakan warga sekitar sebagai fasilitas umum.
Diketahui, aksi pemagaran lahan fasilitas umum yang dilakukan oleh pihak pengembang itu terjadi di Blok A Perumahan Griya Sagulung Permai, RT 01/RW 01, Kamis (9/5/2024). Warga yang menolak pada saat itu, nyaris bentrok dengan pihak pengembang.
Menanggapi protes warga Perumnas Griya Sagulung Permai, Camat Sagulung Muhammad Hafis mengatakan, bahwa pihaknya telah menyampaikan permasalan ini ke BP Batam.
“Saya sudah ketemu warga dan juga sudah komunikasi dengan pihak BP Batam. Intinya, mereka akan panggil kembali perusahaan dan saya selaku Camat Sagulung berharap BP Batam mengalokasikan lahan tersebut kepada Pemko Batam untuk menjadi aset pemko yang berstatus fasos sehingga bisa digunakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (Atok)
-
Natuna2 hari agoWFH Segera Diterapkan untuk ASN Pemkab Natuna
-
Batam3 hari agoNenny Dwiyana Nyanyang Pimpin Wanita Islam Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
-
Headline3 hari agoDewi Ansar Dikukuhkan sebagai Ketua YKI Kepri 2026–2031
-
Uncategorized @id14 jam agoAde Angga Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum DPD Partai Golkar Kepri
-
Batam2 hari agoAtasi Sampah dari Hulu ke Hilir, Wali Kota Amsakar Fokuskan Kajian Berbasis Data
-
Headline3 hari agoGubernur Ansar Lantik Dewan Kebudayaan Kepri 2026–2031, Perkuat Pelestarian Budaya Melayu
-
Batam23 jam agoWali Kota Amsakar Tegaskan Perda LAM Harus Berpihak pada Pelestarian Adat Melayu
-
Ekonomi19 jam agoIbadah Haji Tenang dengan Paket RoaMAX Haji Telkomsel, Kuota hingga 42GB, Termasuk 2GB di Indonesia +1GB di 13 Negara Transit



