Natuna
Cen Sui Lan Bahas Rencana Pembangunan Radar Cuaca dan Beasiswa BMKG
Jakarta, Kabarbatam.com — Bupati Natuna, Cen Sui Lan, melakukan audiensi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk membahas rencana pembangunan radar cuaca di wilayah Kabupaten Natuna. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Pusat BMKG, Jakarta, pada Kamis siang (12/06).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyambut baik rencana pembangunan radar cuaca tersebut dan menegaskan pentingnya kehadiran alat pemantau cuaca modern di Natuna. Ia menyoroti posisi geografis Natuna yang strategis sekaligus rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem, sehingga memerlukan sistem pemantauan cuaca yang andal.
“Radar cuaca ini sangat vital untuk meningkatkan akurasi informasi cuaca di wilayah perbatasan seperti Natuna. Hal ini tidak hanya menyangkut keselamatan nelayan dan masyarakat, tetapi juga berdampak pada aspek pertahanan dan keamanan nasional,” ungkap Cen.
Selain membahas radar cuaca, Bupati Natuna juga mengusulkan program kerja sama beasiswa bagi putra-putri Kabupaten Natuna. Program ini diharapkan dapat membuka peluang bagi generasi muda Natuna untuk menempuh pendidikan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
“Program beasiswa ini bukan hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga bertujuan menyiapkan tenaga ahli lokal yang kelak dapat kembali dan mendukung operasional BMKG di daerah, terutama pasca-pembangunan radar cuaca di Natuna,” jelas Cen.
Pemerintah Kabupaten Natuna dan BMKG berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal dalam mencetak SDM unggul yang berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa pembangunan radar cuaca di Natuna merupakan bagian dari program strategis nasional dalam rangka memperkuat sistem peringatan dini, khususnya di daerah rawan bencana serta wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
“adar cuaca ini akan memungkinkan pemantauan atmosfer secara real-time serta penyampaian informasi yang lebih akurat bagi masyarakat dan sektor-sektor terkait, seperti penerbangan dan pelayaran,” jelasnya. (*)
-
Natuna2 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline2 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam3 hari agoAmat Tantoso: Media Harus Jeli Membaca Peluang di Tengah Gejolak Global
-
Batam4 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
Batam1 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun



