Batam
Wali Kota Amsakar Teken MoU dengan Ombudsman RI, Pelayanan Publik Didorong Lebih Cepat dan Transparan
Batam, Kabarbatam.com – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Batam kembali diperkuat. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Ombudsman Republik Indonesia, Kamis (18/9/2025) di Gedung Graha Pena, Batam Center.

Penandatanganan ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan adil bagi masyarakat. Acara turut dihadiri Ketua Ombudsman RI Mochammad Najib, Pimpinan Ombudsman Ijemsly Hutabarat, Ketua Ombusmen Kepri, serta Bupati Karimun.

Amsakar yang juga menjabat Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan, kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi antarinstansi dan memastikan layanan publik terus berbenah.

“Ini adalah pintu pembuka untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas. Pembangunan Batam memang bergerak cepat, tapi tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani harus berjalan seiring,” ujarnya.

MoU ini diarahkan untuk menyelaraskan langkah, mempercepat penanganan pengaduan masyarakat, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di pemerintahan. Amsakar berharap, melalui pendampingan Ombudsman, pengelolaan layanan publik semakin efektif dan memenuhi ekspektasi warga.

Prestasi Batam dalam hal pelayanan publik sudah terlihat. Pada 2024, Batam meraih nilai kepatuhan 88,73 dan masuk Zona Hijau dengan predikat kualitas tertinggi. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata nasional, yaitu 84,6 persen. Penilaian tersebut melibatkan tujuh unit layanan, mulai dari Disdukcapil, Dinas Kesehatan, hingga puskesmas.
“Dengan sinergi bersama Ombudsman, saya yakin pelayanan publik di Batam akan semakin baik. Ini bukan hanya tuntutan zaman, tetapi juga amanah yang harus kita jalankan,” tegas Amsakar.

Ia menambahkan, dukungan semua pihak sangat penting untuk menjaga konsistensi perbaikan. “Prinsipnya, kita ingin memenuhi harapan masyarakat sekaligus menyesuaikan dengan konsen Pemerintah Republik Indonesia,” kata dia.
Amsakar optimistis, kerja sama ini akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung Batam menuju kota modern, maju, dan berdaya saing tinggi.

Ketua Ombudsman RI, Mochammad Najib.
Sementara itu, Ketua Ombudsman RI, Mochammad Najib, mengapresiasi komitmen Pemko Batam dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia menilai kerja sama ini sebagai langkah nyata untuk mencegah maladministrasi sekaligus memperkuat pengawasan di daerah.
“Kami berterima kasih atas komitmen Pemko Batam. Sebagai lembaga pengawas, kami mendukung penuh agar pelayanan publik semakin baik,” ujarnya.
Najib menambahkan, semangat serupa juga terlihat di daerah lain, sejalan dengan asta cita Presiden untuk memperkuat kerja sama antarinstansi demi manfaat masyarakat.
“Hari ini saya bersyukur hadir di Batam. Perkembangannya luar biasa dan bisa jadi contoh bagi daerah lain,” katanya. (*)
-
Natuna2 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Parlemen3 hari agoKomisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru
-
Batam3 hari agoDPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM
-
Batam3 hari agoNegosiasi Senyap Owner PT ADB Tak Goyahkan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Bangkai Kapal Tongkang di Lingga
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Tanjungpinang2 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Natuna3 hari agoBelajar dari YouTube, BUMDes Sebelat Mulai Ternak Ayam Pedaging



