Batam
Dinas Kominfo Kepri Dukung Penuh TP2DD dalam Upaya Meningkatkan PAD
Batam, Kabarbatam.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kepulauan Riau Hendri Kurniadi menyatakan dukungannya terhadap upaya Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kepulauan Riau dalam mempercepat implementasi digitalisasi penerimaan daerah, khususnya retribusi daerah.

Hal ini disampaikan Hendri saat menjadi nara sumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) yang digelar di Hotel Aston Batam, Kota Batam, Rabu (29/10).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan di Kepri untuk memperkuat sinergi dalam penerapan sistem transaksi non-tunai di lingkungan pemerintah daerah.
Hendri menegaskan bahwa peran Kominfo sangat strategis dalam mendukung keberhasilan program digitalisasi daerah, baik dari sisi penyediaan infrastruktur teknologi informasi maupun literasi digital aparatur.

“Kominfo Kepri siap mendukung penuh langkah TP2DD dalam memperluas digitalisasi penerimaan retribusi daerah. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan dan efisien,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa TP2DD Kepri merupakan tim yang dibentuk untuk mendorong Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah, khususnya dalam hal Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Melalui digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus menciptakan sistem keuangan yang inklusif, transparan, dan akuntabel.
Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah strategi untuk mempercepat penerapan pembayaran retribusi secara digital, termasuk integrasi sistem dengan kanal pembayaran seperti QRIS, e-payment, serta peningkatan literasi digital di lingkungan pemerintah daerah.

Dengan dukungan Dinas Kominfo, TP2DD Kepri optimistis bahwa digitalisasi retribusi daerah akan menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat APBD Provinsi Kepulauan Riau serta meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
“Digitalisasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga transformasi tata kelola pemerintahan menuju arah yang lebih modern dan transparan,” pungkas Hendri.(iw)
-
Natuna2 hari agoPemkab Natuna Perketat Pengawasan Dana Desa, Dua Kades Diberhentikan Sementara
-
Batam1 hari agoKebakaran Hebat Landa Pusat Kuliner Mega Legenda, Warga Panik dan Berhamburan
-
Headline2 hari agoWarga Batam Kini Bisa Terbang Langsung ke Kuala Lumpur, Harga Mulai Rp899 Ribuan
-
Batam3 hari agoAmat Tantoso: Media Harus Jeli Membaca Peluang di Tengah Gejolak Global
-
Batam4 jam agoSidang Etik Internal Partai terhadap Mangihut Rajagukguk Rampung, Cak Nur: DPP PDI Perjuangan segera Beri Keputusan
-
Bintan2 hari agoDua Pekerja Terseret Arus di Perairan Pulau Poto Bintan: Satu Orang Meninggal, Satu Lainnya Dalam Pencarian
-
BP Batam1 hari agoBatam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp69,30 Triliun
-
Batam1 hari agoOmbudsman Kepri Minta Pemerintah Ungkap Aktor Penyelundupan 1.897 Ton Beras Ilegal di Karimun



