Connect with us

Natuna

5,74 Ton Beras Disalurkan Selama Kunjungan Cen Sui Lan ke Pulau-Pulau Terluar

Published

on

IMG 20251203 WA0414
Operasi pasar murah di Kecamatan Subi di sela kunjungan Bupati Natuna, Cen Sui Lan dan Wakil Bupati Jarmin pekan lalu.

Natuna, Kabarbatam.com – Pemerintah Kabupaten Natuna menyalurkan sebanyak 5,74 ton beras di enam kecamatan terluar selama rangkaian kunjungan kerja Bupati Cen Sui Lan di wilayah perbatasan dalam sepekan terkahir.

Bantuan terdiri dari 3,24 ton beras reguler dan 2,5 ton beras Stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) ini digulirkan sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan serta menahan melonjaknya harga beras.

Penyaluran dilakukan di kecamatan-kecamatan terluar seperti Serasan, Serasan Timur, Subi, Midai, Suak Midai, dan Pulau Panjang. Wilayah yang selama musim angin Barat dan Musim angin Utara kerap terisolasi oleh kondisi laut ekstrem.

Selain beras, Pemerintah menyediakan komoditas pangan setiap Kecamatan. Seperti di Kecamatan Midai, Telur: 300 papan, Gula pasir: 250 kg, Minyak goreng: 250 liter, Tepung: 250 kilogram.

Di Kecamatan Pulau Panjang diantaranya Minyak goreng: 400 liter, Gula: 300 kilogram dan Tepung: 300 kilogram.

Di Kecamatan Subi, Telur: 300 papan, Minyak goreng: 250 liter
Gula pasir: 250 kilogram dan Tepung: 250 kilogram.

Kunjungan kerja Bupati Cen Sui Lan di enam kecamatan ini tak hanya berfokus pada distribusi pangan. Di beberapa titik, penyaluran bantuan dilakukan bersamaan dengan dialog warga, pemantauan stok pangan, hingga kegiatan pengendalian inflasi melalui Gerakan Pangan Murah.

Gerakan pangan murah ini untuk memastikan ketersediaan dan menstabilkan harga kebutuhan pokok di daerah perbatasan.

“Ke depan pemerintah daerah akan mengevaluasi dalam pengendalian harga pangan lewat gerakan pangan murah, menyesuaikan dibutuhkan masyarakat setempat,” ujarnya.

Menurut data didinas ketahanan pangan. Di Serasan, tercatat 57 kepala keluarga menanti paket 570 kilogram. Di Serasan Timur, 62 KK menerima 620 kilogram. Total 119 KK untuk dua kecamatan ini memperoleh 1.190 kilogram beras.

Di Pulau Subi, tercatat 29 KK tersenyum lega dengan 290 kilogram beras. Tapi pintu lumbung pangan di pulau itu masih harus dijaga lebar. Maka dinas juga menyiapkan tambahan 1 ton beras SPHP,. kkhusus untuk Subi dan Pulau Panjang, lokasi yang pasokannya paling rentan oleh cuaca dan jarak.

Di Kecamatan Midai, 940 kg disalurkan kepada 94 kepala keluarga, di Suak Midai, 460 kg disalurkan kepada 46 kepala keluarga. Ditambah 1,5 ton beras sphp untuk gerakan pangan murah.

Pulau Panjang: Pulau Tanpa Dermaga, Tapi Bukan Tanpa Harapan

Di Pulau Panjang tercatat 36 KK dengan 360 kilogram beras reguler. Di pulau yang tak punya dermaga besar itu, kisah bantuan lebih panjang dari rute lautnya.

Penyaluran dari kapal feri Pemda ke pompong nelayan, lalu ke bahu-bahu warga bagian rantai logistik yang dikelola gotong royong. (Man)

Advertisement

Trending