Uncategorized @id
DPRD Lingga Kawal Arah Pembangunan 2027, Lima Fokus Jadi Prioritas Menuju Daerah Sejahtera
Lingga, Kabarbatam.com -Komitmen Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga dalam mengawal arah pembangunan daerah kembali ditegaskan. Ketua DPRD Lingga, Mayasari, memastikan bahwa seluruh rencana pembangunan yang telah dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 akan terus dikawal hingga tahap pelaksanaan.
Hal tersebut disampaikan Mayasari pada 20 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa DPRD tidak hanya hadir dalam forum perencanaan, tetapi juga berperan aktif memastikan setiap program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“DPRD Lingga berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh proses pembangunan, mulai dari perencanaan hingga realisasi di lapangan. Kami ingin memastikan program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Mayasari.
Sebelumnya, dalam Musrenbang tingkat kabupaten yang digelar di Aula Kantor Bupati Lingga pada Februari 2026, pemerintah daerah telah menetapkan lima fokus utama pembangunan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kelima fokus tersebut meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur berkelanjutan, penguatan ekonomi berbasis sektor unggulan, pembangunan kebudayaan dan ketahanan sosial, serta tata kelola pemerintahan yang berdaya saing.

Ketua DPRD Lingga Mayasari menghadiri Musrenbang Kabupaten Lingga 2026 di Aula Kantor Bupati, membahas arah pembangunan 2027
Menurut Mayasari, arah pembangunan tersebut sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ia menekankan bahwa implementasi di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan.
“Perencanaan yang baik harus diiringi dengan pelaksanaan yang maksimal. DPRD akan memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal agar tidak ada program yang melenceng dari tujuan awal,” tegasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah sektor yang harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Di antaranya adalah percepatan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, yang dinilai masih menjadi tantangan utama di Kabupaten Lingga.
“Kita tidak ingin pembangunan hanya terlihat di atas kertas. Persoalan kemiskinan dan pengangguran harus menjadi prioritas yang ditangani secara konkret dan berkelanjutan,” katanya.
Selain itu, DPRD Lingga juga mendorong peningkatan kemandirian desa sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah. Mayasari menilai, desa memiliki potensi besar yang harus dikembangkan agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
“Desa harus didorong agar lebih mandiri. Dengan pengelolaan potensi yang baik, desa bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujarnya.

Bupati Lingga, Muhammad Nizar saat musenbang
Sektor ekonomi kerakyatan juga menjadi perhatian penting. DPRD Lingga, kata Mayasari, akan terus mendorong pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) agar mampu bersaing dan berkembang.
“IKM dan UKM ini adalah tulang punggung ekonomi masyarakat. Dukungan terhadap sektor ini harus diperkuat, baik dari sisi pembinaan, akses permodalan, hingga pemasaran,” jelasnya.
Di sisi lain, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan tetap menjadi prioritas utama. DPRD menilai kedua sektor tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lingga secara menyeluruh.
Mayasari juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian budaya. Menurutnya, nilai-nilai budaya Melayu harus tetap menjadi bagian dari identitas pembangunan daerah.

Ketua DPRD Lingga Mayasari menghadiri Musrenbang Kabupaten Lingga 2026 di Aula Kantor Bupati, membahas arah pembangunan 2027
“Pembangunan tidak boleh menghilangkan jati diri daerah. Nilai-nilai budaya Melayu harus terus dijunjung dan menjadi bagian dari setiap kebijakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menjalankan program pembangunan. Kolaborasi yang solid, kata dia, menjadi kunci agar seluruh rencana dapat berjalan efektif.
“Kami di DPRD siap bersinergi dengan pemerintah daerah. Tujuannya satu, yaitu memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Lingga,” katanya.
Dengan komitmen tersebut, DPRD Lingga optimistis arah pembangunan Kabupaten Lingga menuju tahun 2027 dapat berjalan sesuai harapan. Perencanaan yang matang, pengawasan yang ketat, serta kerja sama semua pihak diyakini mampu membawa Lingga menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.
“Harapan kita, seluruh program yang dirancang tidak hanya menjadi rencana, tetapi benar-benar terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Mayasari.
-
Batam2 hari agoPenyelundupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau ke Singapura Digagalkan Ditpolairud Polda Kepri
-
Batam2 hari agoPengurus AMSI Kepri 2025–2028 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Media Digital Berkualitas
-
Batam2 hari agoAdy Indra Pawennari: KJK Wadah Komunitas, Tidak Ada Dualisme Loyalitas
-
Batam2 hari agoAmsakar – Li Claudia Tekankan Akuntabilitas Dana Hibah, KONI Batam Targetkan Juara Umum Porprov 2026
-
Batam3 hari agoAmsakar – Li Claudia Tekankan Akuntabilitas Dana Hibah, KONI Batam Targetkan Juara Umum Porprov 2026
-
Headline1 hari agoGuntur Sahat Tegaskan Komitmen Kanwil Imigrasi Kepri Jadikan Media Mitra Strategis
-
Bintan15 jam agoBintan Raih Terbaik I di Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
-
Batam12 jam agoArdi Beri Ilmu Pariwisata, Budaya, dan Ekraf kepada Pemandu Wisata APM



