Connect with us

Headline

Pasca Jabat Ketua DPD I Partai Golkar Kepri, Maruf Fokus di Dunia Usaha dan Genjot Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Published

on

IMG 20260422 WA0193
Akhmad Ma’ruf Maulana.

Batam, Kabarbatam.com – Akhmad Maruf Maulana kini fokus menjadi seorang pengusaha setelah melepas jabatannya sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Saya back to basic,” ujar Akhmad Maruf Maulana kepada wartawan, Rabu (22/4). Menjabat sebagai ketum partai selama satu periode cukup bagi Maruf, terlebih di periode kepemimpinannya ia mampu mengantarkan Golkar Kepri kemenangan di Pemilu lalu.

“Saya memilih untuk tidak maju dan menjabat lagi (periode kedua) saat partai (Golkar) raih kemenangan. Kalau kita lihat di banyak tempat, ketika suatu partai raih kemenangan ketua umumnya rata-rata maju lagi untuk periode berikutnya,” ungkap Maruf.

Maruf memilih tidak maju lagi karena ingin ada regenerasi di Partai Golkar Kepri dan ia ibgin fokus pada dunia usaha. “Saya ingin fokus pada dunia industri, bersama pemerintah meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, jabatan Ketua DPD I Partai Golkar Kepri saat ini dijabat Ade Angga, usai terpilih aklamasi dalam Musda V Partai Golkar Kepri, kemarin.

Selain aktif mengurusi dunia industri, Maruf belakangan gencar melakukan kunjungan ke sejumlah negara untuk sebuah pertemuan bisnis sekaligus menggaet investor.

Selepas menandatangani kerja sama investasi bersama investor Amerika bulan lalu, Maruf beserta rombongan belum lama ini berada di Rusia. Di Moscow, Presdir Wiraraja GESEIP ini juga menandatangani kerja sama investasi

Berselang tiga pekan dari Rusia, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) tersebut terbang ke China. Di negeri tirai bambu tersebut Maruf dan rombongan bertemu kalangan pengusaha setempat.

Tak sekadar menjajaki kerja sama investasi, pendiri Wiraraja Group itu mendirikan Kantor Perwakilan HKI di Tiongkok.

“Kami lakukan terobosan dengan mendirikan kantor perwakilan untuk memudahkan investor mendapatkan gambaran, informasi, dan edukasi yang detail tentang iklim investasi di Indonesia dan kawasan-kawasan strategis investasi yang ada di Tanah Air,” ungkapnya.

Sejumlah agenda dan kegiatan yang dihadiri tersebut, tak lain menurut Maruf, sebagai upaya dan ikhtiar untuk membantu pemerintah daerah dan pusat meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi.

“Dengan hadirnya investasi maka lapangan kerja akan terbuka dan memberi dampak ekonomi bagi daerah. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat. Sesuai target kami bersama pemerintah, ekonomi kita bisa tumbuh di angka 8 persen,” pungkasnya. (war)

Advertisement

Trending