Ekonomi
Tertarik Berinvestasi di Pasar Modal, Ini Analisa dan Caranya
Batam, Kabarbatam.com – Masa pandemi Covid-19 membuat aktivitas manusia dialihkan ke work from home (WFH), dan hal ini membuat aktivitas pasar saham semakin bergairah.
Gairah pasar saham naik, karena proses investasi saham dapat ditransaksikan secara online. Artinya, di manapun investor berada, transaksi saham bisa dilakukan.
Berinvestasi di pasar modal, khususnya investasi saham menjadi tren para investor muda saat ini.
Namun perlu diingat bahwa bertransaksi saham tidak mudah, karena perlu melakukan analisa atau mempelajari terlebih dahulu saham-saham apa yang mau dibeli sebagai instrumen investasi.
Ada dua cara menganalisa saham, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal.
Tujuan utama dari analisa saham, yakni membedah dan menelaah saham perusahaan tertentu untuk melihat serta menilai kinerjanya selama ini. Sehingga calon investor bisa menentukan apakah saham yang dipilih layak untuk dibeli atau tidak.
Ada beberapa analisa saham, diantara Analisis fundamental yaitu analisis yang bertujuan untuk mempelajari kondisi keuangan perusahaan, agar bisa mengetahui sektor usaha, karakteristik operasional perusahaan, dan prospek bisnis perusahaan.
Kedua Analisa fundamental juga melihat bagaimana pertumbuhan usaha perusahaan dalam rentang waktu tiga, lima, atau beberapa tahun ke belakang. Apakah terus bertumbuh atau ada pasang surut. Lebih dalam lagi, bisa dipelajari siapa target market perusahaan misalnya, dan lain sebagainya.
Analisa fundamental perusahaan ada yang disebut top down, yaitu melihat gambaran perusahaan secara umum. Ada empat poin yang perlu dilihat yang akan berdampak pada kinerja perusahaan ketika menganalisa dengan cara ini, yaitu, kondisi makro ekonomi global, kondisi makro ekonomi dalam negeri, prospek pertumbuhan per sektor usaha, dan fundamental perusahaan.
Jika dampaknya dinilai baik terhadap perusahaan, maka saham tersebut layak dimiliki.
Berikutnya adalah analisa saham teknikal yang menggunakan pendekatan teknis dengan penggunaan dua metode. Metode klasik menggunakan chart harga saham, untuk mempelajari pola serta tren harga saham.
Sementara itu, metode modern menggunakan berbagai indikator, dengan algoritma atau rumus statistik untuk bisa menggambarkan grafiknya. Melalui analisa teknikal, investor dapat melihat kondisi pasar saat ini berdasarkan histori harga di masa lalu. Selain itu, mereka juga bisa mendapatkan gambaran harga saham di masa mendatang.(romi)
-
Natuna3 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Headline1 hari agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar
-
Batam3 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Headline3 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Tanjungpinang3 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Tanjungpinang3 hari agoBukit Cermin Kota Tanjungpinang Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional
-
Headline3 hari agoLantik 41 Kepala Sekolah se-Kepri, Gubernur Ansar: Harus Bersiap Menghadapi Fase 5.0
-
Batam2 hari agoPLN Batam Komitmen Perkuat Budaya K3 melalui Apel Bulan K3 Nasional 2026



