Karimun
Puluhan Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi di Karimun
Karimun, Kabarbatam.com – Puluhan orang terjaring operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Operasi yang dilakukan oleh petugas dari tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 itu, dipusatkan di tugu MTQ Karimun, Rabu (23/2/2022) sore.
Mereka terjaring oleh petugas lantaran kedapatan tidak menggunakan masker.
“Sebanyak 56 orang terjaring operasi yustisi karena didapati tidak menggunakan masker,” ujar Tejaria.

Tejaria mengatakan, puluhan pelanggar prokes itu hanya dikenai sanksi sosial.
“Sanksinya berupa membersihkan lingkungan di kawasan tugu MTQ Karimun,” katanya.
Tejaria menjelaskan bahwa adanya lonjakan kasus Covid-19 dan munculnya varian omicron di Kabupaten Karimun menjadi alasan kembali dilakukannya operasi yustisi.
“Kita tahu sekarang kasus Covid-19 sedang meningkat, sehingga operasi ini dilakukan dalam rangka upaya kita agar masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.
Diketahui, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karimun mengalami kenaikan signifikan selama dua pekan terakhir.
Karimun bahkan mencatat sebanyak 142 kasus aktif Covid-19 per tanggal 24 Februari 2022.
-
Natuna2 hari agoDi Bawah Kepemimpinan Raja Mustakim, KPDN Perluas Peran Sosial
-
Batam2 hari agoSatgas Cegah Lebih dari 2.000 PMI Non Prosedural, Kapolda: Polda Kepri Segera Bentuk Direktorat TPPO
-
Headline14 jam agoOmbudsman Kepri Respons Rencana Pinjaman Pemprov ke BJB Rp400 Miliar
-
Headline2 hari agoKomandan Kodaeral IV Kobarkan Semangat Prajurit TNI AL saat Peringati Pertempuran Heroik Laut Arafuru
-
Tanjungpinang2 hari agoBTS Diduga Tak Berizin di Air Raja Tanjungpinang Tetap Beroperasi, Warga Khawatirkan Dampak Radiasi
-
Tanjungpinang2 hari agoBukit Cermin Kota Tanjungpinang Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional
-
Headline2 hari agoLantik 41 Kepala Sekolah se-Kepri, Gubernur Ansar: Harus Bersiap Menghadapi Fase 5.0
-
Batam3 hari agoBP Batam Catat Capaian Positif Sepanjang 2025, Siapkan Lompatan Pembangunan di 2026



