Connect with us

Ekonomi

Strategi Teknikal Vs Fundamental Dibutuhkan Investor untuk Menganalisa Saham

Published

on

IMG 20220225 WA0109

Batam, Kabarbatam.com – Investor sangat perlu memilih strategi penganalisaan saham di pasar modal, dimana ada dua strategi yakni teknikal atau strategi fundamental.

Strategi investasi ini dapat dipilih setelah investor memahami risiko investasi dan mengetahui profil risikonya. Strategi investasi juga berkaitan dengan jangka waktu investasi, dan target return atau keuntungan yang hendak diraih.

Strategi teknikal yaitu, strategi yang digunakan dalam berinvestasi dengan cara menganalisis kenaikan dan turunnya harga saham perusahaan. Strategi ini berfokus pada pola kenaikan, atau penurunan harga dari saham suatu perusahaan dibandingkan kondisi ekonomi secara makro.

Investor yang memilih menggunakan strategi teknikal akan memantau perkembangan investasi secara jangka pendek. Strategi teknikal akan efektif menghasilkan return yang optimal, jika investor aktif memantau harga saham, kapan naik dan kapan turun, dan siap mentoleransi risiko setiap hari, bahkan setiap waktu.

Seorang investor yang menggunakan analisis teknikal, haruslah mempelajari dan memahami pergerakan grafik harga saham yang terjadi. Hal ini karena analisis teknikal berpatokan pada pola perubahan harga, yang divisualisasikan dengan grafik atau chart.

Perlu diingat, strategi teknikal ini membutuhkan perhatian lebih karena investor harus aktif setiap waktu dalam memantau harga saham. Tidak disarankan memilih strategi ini jika hanya sekadar ikut-ikutan, tanpa paham apa risikonya dan tanpa memiliki waktu mencermati pergerakan harga.

Pengguna analisis teknikal umumnya disebut dengan trader yang melakukan investasi secara jangka pendek atau investasi secara harian. George Soros adalah salah satu pengguna analisa teknikal yang populer di pasar saham dunia.

Sebaliknya, strategi fundamental dilakukan berdasarkan analisis fundamental dari kinerja perusahaan yang sahamnya hendak dibeli. Strategi ini sangat cocok untuk investor yang ingin berinvestasi jangka panjang. Pemilihan saham secara fundamental dilihat berdasarkan kinerja perusahaan di masa lalu dan masa kini, seperti apa pertumbuhannya, dan analisa kinerja serta prospek bisnis perusahaan di masa depan.

Analisa kinerja di masa depan bisa didapatkan dari hasil riset yang dibuat analis di perusahaan sekuritas tempat para investor membuka rekening saham. Analisa terhadap kinerja perusahaan di masa depan juga bisa diperoleh dari sumber lainnya, seperti media massa atau dengan menganalisa sendiri dari corporate action setiap perusahaan jika mampu melakukannya sendiri.

Jika kinerja perusahaan selama ini baik dan menunjukkan tren pertumbuhan, maka harga saham cenderung akan mengalami potensi pertumbuhan yang baik juga di masa depan.(romi)

Advertisement

Trending