Connect with us

Batam

Anggota Komisi III DPRD Kepri Minta ABH Antisipasi Kebocoran Pipa yang Berdampak pada Masyarakat Batam

redaksi.kabarbatamnews

Published

on

91yudi kurnain
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau Yudi Kurnain.

Batam, Kabarbatam.com -Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau Yudi Kurnain kembali menyoroti soal pelayanan air bersih di Batam. Pasalnya suplai air di sejumlah pemukiman warga masih tersendat dan tak mengalir dengan lancar.

“Kami minta agar hal ini menjadi perhatian serius pengelola air bersih di Batam, dalam hal ini PT Air Batam Hilir (ABH),” ungkap Yudi Kurnain kepada wartawan di Batam,

Yudi menyampaikan hal tersebut karena masih mendapatkan keluhan dari beberapa warga terkait suplai air ke rumah-rumah mereka. Ada yang mengalir kecil dan ada yang pada malam hari baru dapat mengalir.

“Kami masih banyak menerima keluhan dari warga terkait air yang mengalir di rumah mereka. Aktivitas dan pekerjaan rumah warga jadi terganggu karena tidak mendapat suplai air yang cukup,” ujarnya.

Yudi kembali menegaskan bahwa air adalah kebutuhan vital dan sudah menjadi tanggung jawab pengelola untuk menyediakan air bersih kepada masyarakat.

“Sebelumnya kami audah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini ABH, juga dengan perangkat RT dan RW agar mengkoordinasikan kebutuhan air bagi warga,” ujarnya

Yudi menyayangkan karena hingga saat ini pelayanan air di Batam belum sangat memadai. Masih sering terjadi kebocoran hingga mengakibatkan terganggunya aliran air ke rumah-rumah warga.

Politisi PAN ini kembali menegaskan agar ABH membenahi pelayanan air bersih di Batam. Terutama antisipasi kebocoran pipa. “Ini yang jadi atensi kita, karena jika pipa bocor pasti masyarakat terkena imbasnya,” tegasnya.

Olehnya itu, Yudi kembali meminta ABH agar benar-benar mengatisipasi hal tersebut. Minimal petugas berada di lokasi saat adanya aktivitas pengerjaan di jalan yang saat ini gencar dilakukan di Batam.

“Kita geram karena masih sering terjadi kebocoran. Sebagai antisipasinya, seharusnya ada petugas yang standby di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak lainnya saat ada pengerjaan pembangunan jalan sehingga pekerjaan tidak mengakibatkan pipa bocor,” tegasnya. (war)

Advertisement

Trending