Karimun
Antisipasi Insiden Darurat, Bandara RHA Karimun Gelar Latihan PKD
Karimun, Kabarbatam.com – Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau terus berupaya untuk mengantisipasi insiden darurat.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Bandara kebanggaan masyarakat Karimun itu dengan menggelar latihan Pengendalian Keadaan Darurat (PKD) Partial Exercise skala kecil, Sabtu (18/12/2021).
Pelatihan PKD merupakan dukungan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang perlu diimbangi dengan kesiapan para personil dalam menanggulangi keadaan darurat.
Kepala Bandara Raja Haji Abdullah Karimun, Fanani Zuhri mengatakan, latihan tersebut akan dilaksanakan secara rutin.
Dengan tujuan, kata dia, untuk melatih fungsi komando, komunikasi dan koordinasi antar unit operasional Bandara RHA dalam mengantisipasi keadaan darurat seperti kecelakaan pesawat.

“Walaupun latihan dengan skala kecil namun kondisi lapangan disimulasikan dengan situasi yang mungkin terjadi ketika Keadaan Darurat. Ini sebagai antisipasi kami, apabila terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Fanani.
Fanani menjelaskan bahwa, respon petugas Bandara akan menjadi tolak ukur dalam keberhasilan latihan tersebut.
Dimana, dari hasil simulasi itu nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan PKD Skala besar dalam rangka meningkatkan keterampilan maupun keterampilan personil.
“Tujuan utama latihan ini untuk memperkecil jumlah korban maupun kerugian materiil apabila terjadi keadaan darurat di bandar udara, baik dalam memberikan pelayanan pertolongan maupun penyelamatan secara cepat dan tepat,” jelasnya.
Fanani mengatakan, latihan yang dilakukan ialah dengan mensimulasikan insiden darurat pesawat dengan 12 penumpang dan 2 crew mengalami engine trouble saat akan landing.
Sehingga, pesawat tergelincir keluar di sebelah kanan runway 27 dan terjadi kobaran api yang cukup besar.
Kemudian, dengan sigap Unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Raja Haji Abdullah menurunkan Kendaraan Foam Tender Type IV dan V serta diikuti kendaraan ambulance dibelakang.
“Alhamdulillah, latihan ini berjalan dengan lancar dan cukup menegangkan. Masyarakat sekitar juga antusias melihat simulasi ini dari kejauhan,” katanya.
Terakhir, Fanani mengucapkan terimakasih serta apresiasi kepada semua pihak dan berharap kepada semua personil untuk terus mengasah dan melatih guna memantapkan serta meningkatkan sistem keselamatan keamanan dalam penanggulangan keadaan darurat di Bandar Udara Raja Haji Abdullah.
“Keselamatan merupakan hal utama. Kami harap petugas dapat terus mengasah kemampuannya. Meski tidak kita harapkan terjadi kejadian ini, namun ini sebagai bentuk antisipasi dan petugas siap apabila benar-benar terjadi,” katanya. (*)
-
Natuna1 hari agoWFH Segera Diterapkan untuk ASN Pemkab Natuna
-
Bintan3 hari agoLepas 44 Jamaah Calon Haji, Bupati Roby: Khusyuk Beribadah, Selamat Pergi dan Selamat Kembali
-
Batam3 hari agoSidang KKEP Putuskan PTDH Empat Anggota Polda Kepri Terkait Kasus Tewasnya Bripda NS
-
Bintan3 hari agoJadi Ketua YKI Bintan, Hafizha Tegaskan Komitmen Putuskan Angka Kasus Kanker di Bintan
-
Headline2 hari agoGubernur Ansar Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi Strategis DPRD Provinsi Kepri
-
Batam2 hari agoNenny Dwiyana Nyanyang Pimpin Wanita Islam Kepri, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
-
Bintan3 hari agoSekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI
-
Headline2 hari agoDewi Ansar Dikukuhkan sebagai Ketua YKI Kepri 2026–2031



